oleh

Misi Penyelamatan Awak Kapal Selam ARA San Juan yang Masih Hilang telah Dihentikan

PENANEGERI, Interansional – Angkatan Laut Argentina mengatakan telah menghentikan upaya untuk menyelamatkan 44 awak kapal selam ARA San Juanyang hilang sejak  dua minggu lalu. “Terlepas dari besarnya upaya yang dilakukan, tidak mungkin menemukan kapal selam tersebut,” kata juru bicara angkatan laut Enrique Balbi pada hari Kamis (30/11).

Kapal Selam ARA San Juan, terakhir melakukan kontak pada hari Rabu 15 November 2017.

Harapan untuk menemukan korban selamat memudar setelah ledakan yang dicurigai terdengar di dekat lokasi yang terakhir diketahui.

Meski Argentina telah membatalkan misi penyelamatan untuk 44 kapal selam yang hilang namun upaya akan terus dilakukan guna mencari kapal selam ARA San Juan yang masih hilang hingga kini.

Pencarian kapal selam yang hilang itu sendiri akan terus berlanjut.

Sedikitnya 18 negara telah bergabung dalam upaya pencarian dan penyelamatan di area pencarian seluas 15.444 mil persegi (40.000 sq km). Kapal tersebut telah melakukan perjalanan dari ujung selatan negara itu dekat Ushaia ke Mar del Plata di pantai utara.

Baca Juga  Belasan Negara Ikut Mencari Kapal Selam ARA San Juan yang Hilang

ARA San Juan, adalah kapal selam kelas TR-1700 bermesin diesel buatan Jerman, ditugaskan pada tahun 1980-an.

Angkatan Laut Argentina mengatakan kapten kapal tersebut melaporkan bahwa air memasuki snorkel – atau tabung yang sampai di atas menyegarkan kembali udara dan baterai kapal – dan menyebabkan salah satu baterai kapal selam menjadi hubung singkat (korselting), sehingga menimbulkan kebakaran dan asap.

Sempat dikomunikasikan melalui telepon satelit bahwa api telah padam.

Tapi, tidak sampai sekitar 10 jam kemudian sebuah ledakan terjadi di dekat waktu dan tempat komunikasi terakhir dari ARA San Juan.

Harapan hidup bagi ke 44 awak kapal selam ARA San Juan telah berkurang,  mengingat keterbatasan oksigen dengan hanya 7 hari persediaan oksigen  bila kapal selam itu berada di bawah air, dan tidak bisa mengapung ke permukaan. (*)

Komentar

Berita Terbaru