oleh

MMI (Majelis Mujahiddin Indonesia) masuk Daftar Teroris Internasional

PENANEGERI, Desk Internasional – Kelompok Organisasi Majelis Mujahiddin Indonesia atau MMI, bentukan Abu Bakar Ba’asyir telah resmi dimasukkan dalam Daftar Teroris Internasional (Foreign Terrorist Organization FTO) oleh US Department of State.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (US Department of State) telah resmi menyatakan bahwa Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) sebagai Specially Designated Global Terrorists (SDGTs) dibawah daftar Section 1(b) of Executive Order (E.O.) 13224

Dalam rilis situs resmi Departemen Luar Negeri AS, disebutkan pada Senin (12/06), bahwa MMI telah ditetapkan sebagai Specially Designated Global Terrorists (SDGTs). Artinya, MMI diklasifikasi sebagai warga negara atau kelompok asing yang dianggap mengancam keamanan warga negara AS, keamanan nasional, kebijakan luar negeri, atau ekonomi Amerika Serikat.

Maka Pemerintah AS di Amerika Serikat bisa menjatuhkan sanksi kepada orang asing yang bertekad untuk melakukan, atau menimbulkan risiko tindakan terorisme yang signifikan yang mengancam keamanan warga negara AS atau keamanan nasional, kebijakan luar negeri, atau ekonomi Amerika Serikat.

Baca Juga  Bali Waspada ISIS

Sebagai konsekuensi dari peruntukan ini, warga A.S. umumnya dilarang melakukan transaksi atau hubungan dengan MMI, dan semua properti dan kepentingan mereka dalam properti yang tunduk pada yurisdiksi Amerika Serikat dibekukan.

Maka mulai sejak dikeluarkan pengumuman oleh pihak Pemerintah Amerka Serikat maka Majelis Mujahidin Indonesia yang dibentuk pada tahun 2000 oleh Abu Bakar Ba’asyir secara resmi sudah dimasukkan ke dalam daftar teroris global oleh Amerika Serikat.

MMI dituding memiliki keterkaitan dengan jaringan Al-Qaidah dan Jabahah Nusra di Suriah.

Seperti dilansir situs US Department of State di sini .

Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa MMI adalah kelompok teroris yang dibentuk pada tahun 2000 oleh Abu Bakar Ba’asyir. MMI juga dituding memiliki keterkaitan dengan Jemaah Islamiyah (JI), Al-Qaidah dan Jabahah Nusra di Suriah.

“Majelis Mujahidin Indonesia adalah kelompok teroris yang berbasis di Indonesia yang dibentuk pada tahun 2000 oleh Abu Bakar Ba’asyir, sebagai pemimpin kelompok Organisasi Teroris Asing (Foreign Terrorist Organization- FTO) serta termasuk dalam SDGT Specially Designated Global Terrorists, juga kelompok Jemaah Islamiyah (JI).”

Baca Juga  Rusia Klaim Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi

Demikian isi tertulis secara resmi situs US Department of State itu.

Disebutkan bahwa kelompok tersebut telah melakukan serangan di Indonesia, termasuk mengklaim bertanggung jawab atas serangan Mei 2012 pada peluncuran buku penulis Kanada Irshad Manji; Serangan tersebut membuat tiga peserta dirawat di rumah sakit.

MMI dinyatakan oleh Amerika, juga memiliki hubungan dengan afiliasi al-Qa’ida di Suriah dan al-Nusrah Front, sebagai kelompok FTO (Foreign Terrorist Organization ) dalam SDGT .

Maka situs Pemerintah AS juga telah memberi tahu masyarakat A.S. dan masyarakat internasional bahwa MMI telah berkomitmen atau menimbulkan risiko yang signifikan untuk melakukan tindakan terorisme. Maka hal ini membantu atau melengkapi tindakan penegakan hukum dari lembaga A.S. dan pemerintah lainnya. (*)

Komentar

Berita Terbaru