oleh

Muspika Berhasil Relokasi 280 Lapak PKL

-Aceh-27 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Muspika Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara berhasil merelokasikan 280 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pantonlabu, Kamis (4/10).

Mereka direlokasi ke lahan yang telah disediakan pemerintah kecamatan setempat di Desa Samakurok.

Relokasi ini dilakukan sejak pagi tadi pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut melibatkan puluhan Satpol PP, TNI dan para personel Polsek setempat yang di-backup Satuan Sabhara Polres Aceh Utara. Turut hadir sejumlah pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kabupaten.

“Ini adalah kegiatan penertiban sekaligus relokasi. Kita merelokasikan PKL dan menertibkan pemilik toko yang menjajakan dagangannya di kaki lima. Total PKL yang direlokasi ada 280 lapak. Mereka dipindah ke halaman kilang padi milik Ampon Wen di Desa Samakurok,” kata Camat Tanah Jambo Aye, Hanifza Putra kepada Penanegeri.com, Kamis (4/10).Untuk menjaga ketertiban ini, Hanifza mengatakan, pihaknya akan menggelar patroli gabungan secara rutin di kawasan Pantonlabu. Patroli rutin nantinya digelar tiga kali dalam seminggu.

“Bahkan nanti kita buat pos terpadu di dekat kilang padi itu. Kita tempatkan Satpol PP kecamatan dan juga pihak Koramil dan Polsek. Jadi nanti tim inilah yang mengawasi pedagang dan itu sesuai dengan hasil musyawarah bersama para pedagang,” jelas Hanifza.

Baca Juga  Aceh Utara akan Berhentikan 3 Ribu Tenaga Bakti dan Honor

Dia berharap masyarakat di kecamatan itu, khususnya pedagang agar dapat menaati peraturan-peraturan yang telah disepakati bersama untuk mewujudkan Kota Pantonlabu yang bersih, tidak semrawut dan dapat menghindari kemacetan.

Relokasi 280 PKL
(Penanegeri/Jamal) : Petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polisi sedang merapikan bangunan kumuh di Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (4/10).

Pantauan Penanegeri.com di lokasi, kegiatan relokasi tersebut berjalan lancar. Tidak terlihat satu pedagang pun yang melayangkan keberatannya saat para petugas gabungan memindahkan barang-barang dagangan itu.

Sementara itu, Koordinator Forum Bersama Asosiasi Geusyik  Aceh (Forbes APDESI) Provinsi Aceh, Muksalmina Asgara mendukung penuh langkah Muspika Tanah Jambo Aye dalam rangka merelokasikan pedagang untuk mewujudkan Pantonlabu yang bersih.

“Itu bagus, karena keberadaan PKL untuk mencari rezeki tidak menjadi korban, bahkan kegiatan ekonominya dapat terus dilakukan karena PKL itu diberikan lapak baru. Kami harapkan konsistensi pemerintah dalam menjaga ketertiban dan kebersihan kota Pantonlabu,” kata Muksalmina Asgara.

Komentar

Berita Terbaru