oleh

Ormas Islam dan Pemko Lhokseumawe Tandatangani MoU Penertiban Tempat Wisata 

-Aceh-19 views

PENANEGERI, Lhokseumawe – Sejumlah Ormas Islam di Kota Lhokseumawe bersama jajaran Pemerintah Kota setempat menandatangani MoU penertiban tempat wisata dan penertiban tempat usaha sesuai aturan syariat Islam.

Hal tersebut dilakukan usai menggelar doa dan zikir bersama di halaman Masjid Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Selasa (23/10).

Acara yang digelar pukul 09.00 WIB itu, dihadiri oleh jamaah berseragam putih. Turut hadir Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, Ketua FPI Lhokseumawe Muslim At-Thahiry, Ketua DPRK Lhokseumawe Yasir, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Lhokseumawe Tgk Asnawi Abdullah, dan sejumlah tokoh ormas Islam lainnya.

Ketua FPI Lhokseumawe Muslim At-Thahiry dalam sambutannya menyatakan, penertiban tempat usaha dan tempat-tempat wisata sangat perlu dilakukan, mengingat belakangan ini telah banyak terjadi hal-hal yang melanggar syari’at yang dilakukan di tempat tersebut.

“Musibah yang terjadi selama ini bukan sebuah kebetulan. Tidak ada sesuatu hal yang terjadi di muka bumi ini tanpa kehendak Allah. Untuk itu kiranya kita kurangi maksiat. Kita tertibkan tempat-tempat wisata. Jika kita biarkan orang lain berbuat dosa, maka kita pun akan berdosa,” terangnya dihadapan ratusan jamaah.

Lebih lanjut, parwakilan dari ormas Laskar Pembela Islam Aceh, Khairul Rizal menambahkan, bahwa MoU tersebut merupakan hasil keputusan bersama antara para ulama dan ormas-ormas Islam di Lhokseumawe, untuk kemudian ditindak lanjuti oleh Pemko Lhokseumawe.

“Kita berharap dapat menertibkan tempat wisata seperti pantai, hotel, cafe remang-remang untuk  kemudian disesuaikan dengan aturan syariat Islam,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru