oleh

Pangdam IM: Jika ada Prajurit TNI yang Terlibat Pengeboran Sumur Minyak Ilegal Harus Diusut

-Aceh-21 views

PENANEGERI, Aceh Timur – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, SH, SIP, MA, menegaskan jika ada prajurit TNI diwilayah Kodam IM yang terlibat pengeboran sumur minyak ilegal di Kecamatan Rantau Peurelak, maka harus diusut tuntas dan sesuaikan dengan Hukum yang berlaku di instansi Militer.

Demikian disampaikan, Pangdam IM, disela-sela kunjungannya ke lokasi meledaknya sumur minyak di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peurelak, Aceh Timur, Kamis (26/4).

“Jika ada aparat TNI yang ikut terlibat segera laporkan ke saya untuk dilakukan proses hukum secara Militer. Begitu juga sebaliknya, jika ada aparat Polri maupun anggota Pemerintahan yang terlibat didalamnya agar disesuaikan dengan proses hukum yang berlaku,” tegas Jenderal Bintang Dua ini.

Kemudian, Pangdam IM, juga menyampaikan rasa prihatin dan turut berbela sungkawa atas musibah meledaknya sumur minyak yang sudah menelan puluhan korban jiwa dan puluhan korban luka bakar tersebut.

Ia menyayangkan, masih banyak masyarakat disekitar lokasi yang berani melakukan pengeboran ilegal dengan resiko membahayakan keselamatan diri, keluarga dan orang banyak.

Baca Juga  Pangdam IM Tutup Pelaksanaan Opster TNI Tahun 2018 di Bireuen

Apalagi, katanya, setelah menyaksikan sendiri disepanjang rumah yang dilalui menuju Posko pengendalian bencana kebakaran masih terlihat pipa-pipa yang diduga digunakan untuk pengeboran minyak tersusun rapi hampir disetiap halaman rumah warga.

Kondisi menandakan, bahwa hampir semua warga di Gampong Pasir Putih ini menggantungkan hidupnya dengan melakukan pengeboran minyak ilegal, dan hal ini tentunya sudah dilakukan sejak lama.

“Masih banyak pekerjaan lain yang bisa dilakukan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Aparat pemerintahan harus bekerja lebih ekstra dalam upaya pencegahan agar kejadian ini tidak terulang lagi di kemudian hari. Untuk itu saya mengimbau masyarakat agar menghentikan kegiatan ini. Aparat desa juga jangan bosan mengingatkan warga demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Sebelum meninjau lokasi meledaknya sumur minya dan Posko pengendalian bencana, Pangdam IM juga mendengarkan pemaparan kronologis kejadian yang disampaikan oleh Dandim 0104/Aceh Timur Letnan Kolonel Inf Muhammad Iqbal Lubis.

Turut dalam rombongan tersebut, para Asisten Kasdam IM diantaranya Asintel Kolonel Inf Hendriyadi, Asops Kolonel Inf Bambang Sujarwo dan Aster Kolonel Inf Mahesa Fitriadi serta Danrem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, SIP, M.Si dan Wadanyonif RK 111/KB Mayor Inf Guruh Fahmi, Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul bin Sama’un beserta TNI-Polri, instansi pemerintahan daerah.

Komentar

Berita Terbaru