oleh

Panwaslu Aceh Utara Ingatkan Sanksi Bagi Caleg yang Gunakan Fasilitas Negara

PENANEGERI, Aceh Utara – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Aceh Utara menegaskan bahwa calon legislatif (Caleg) yang menggunakan fasilitas negara saat kampanye akan dikenakan sanksi pidana sesuai undang-undang yang berlaku.

Panwaslu meminta para caleg di kabupaten tersebut untuk tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang kampanye, lokasi kampanye dan alat peraga kampanye. Hal ini sudah dijelaskan pada Pasal 275 dan Pasal 280 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Dalam pasal 280 itu ada beberapa tempat yang memang dilarang kampanye. Salah satunya di lembaga pendidikan formal maupun non formal. Misalnya di sekolah, di pesantren juga, meunasah (surau), di gedung kesehatan, rumah sakit dan lainnya. Itu memang dilarang dijadikan tempat kampanye,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Aceh Utara, Yusriadi kepada Penanegeri.com, Jumat (19/10).

Yusriadi manambahkan, pihaknya baru-baru ini juga banyak mendapatkan laporan tentang adanya kampanye yang digelar di tempat-tempat terlarang tersebut. Namun setelah dilakukan sosialisasi dan pencegahan, hal itu kemudian berhasil diminimalisir.

“Di samping itu, tentu ada juga pelanggaran kampanye yang dilakukan caleg di titik-titik yang sulit terpantau, namun sekali lagi kita berharap caleg di wilayah hukum Aceh Utara untuk mematuhi aturan yang berlaku yang tentunya sangat disayangkan jika hal tersebut dapat mempengaruhi situasi tahapan Pemilu,” jelasnya.

Yusriadi menuturkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan sosialisasi dan deklarasi pemilu damai di seluruh stakeholder kecamatan di Aceh Utara. Namun sejauh ini Panwaslu baru berhasil menggalakkan deklarasi itu di beberapa kecamatan seperti Muara Batu, Kuta Makmur dan Murah Mulia.

“Kepada Panwaslu Kecamatan juga kita harapkan agar terus bekerja dan membangun komunikasi yang baik sesama tim untuk sama-sama melakukan pengawasan di lapangan agar dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran dan mewujudkan pemilu yang bersih,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru