oleh

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan – Sandiaga Uno akan Dilantik Oktober 2017

PENANEGERI, Jakarta- Berdasarkan sejumlah quick count atau hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survey, pasangan Anies-Sandi unggul sekitar 56-58 persen, Rabu (19/4) malam.

Sedangkan pasangan Ahok-Djarot memperoleh 42-43 persen. Dengan penghitungan cepat ini, seperti dalam pilkada dan pemilihan presiden yang lalu, hasil tersebut secara persentase  tidak akan berbeda jauh dengan rekapituasi KPU nanti.

Sementara itu, untuk Pengumuman resmi dari KPU DKI sendiri baru akan disampaikan pada 29 April 2017.

Di sisi lain Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kalah dalam hitung cepat, menyampaikan akan tetap melanjutkan sisa masa jabatan untuk bekerja sebagai Gubernur DKI  hingga Oktober 2017 mendatang.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno baru akan bisa menjabat sebagai Gubernur DKI  dan Wakil Gubernur DKI setelah dilakukan pelantikan pada Oktober 2017 mendatang.

Mantan menteri pendidikan Indonesia, Anies Baswedan akhirnya memenangkan pemilihan daerah untuk Gubernur  DKI Jakarta.

Anies Baswedan menyatakan bahwa kemenangan ini bukti dari kerja keras semua pihak yang berjuang untuk kemenangan pasangan calon Gubernur DKI Anies-Sandi.

“Ini adalah kemenangam kita bersama, dan bukti kerja keras ribuan orang yang telah mendukung kami, kami bersyukur” papar Anies Baswedan, Rabu (19/4 ).

Pemilihan  Gubernur Jakarta akan dipandang sebagai barometer untuk pemilihan presiden 2019, mengingat pentingnya Ibu Kota sebagai pusat pemerintahan dan pusat perdagangan.

Basuki Tjahaya Purnama mengucapkan selamat pada pasangan Anis-Sandi dalam sebuah konferensi pers.
“Kami masih memiliki enam bulan (di kantor) sampai gubernur baru dilantik dan kami akan menyelesaikan pekerjaan rumah kami, kata Basuki T Purnama.” Kami berharap bahwa di masa depan semua orang bisa melupakan masa kampanye.” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa dalam kasus penistaan Agama, Basuki T Purnama juga menghadapi ancaman hukuman hingga lima tahun penjara jika terbukti bersalah atas kasus penistaan agama.

Majelis Hakim telah menyatakan bahwa sidang ditunda hingga tanggal 20 April 2017 karena jaksa belum selesai menyusun surat tuntutan. Sementara itu sidang pembacaan nota pembelaan (pleidoi) akan digelar 5 hari kemudian atau tanggal 25 April 2017.(*)

 

Komentar

Berita Terbaru