oleh

Pasca Angin Kencang, 32 Unit Rumah dan 1 Dayah Rusak

PENANEGERI, Langsa – Sebanyak 32 unit rumah dan 1 Dayah mengalami rusak akibat diterjang angin kencang, pada Senin (6/8) sore. Dari 32 unit itu diantaranya 18 unit rumah serta 1 Dayah mengalami rusak berat dan 14 rusak ringan.

“Sementara untuk korban jiwa tidak ada,” demikian disampaikan Kepala BPBD Langsa, Rinaldi Aulia, kepada Penanegeri.com, Selasa (7/8).

Ia menjelaskan, untuk rumah yang mengalami rusak ringan yakni 1 unit di Gampong Peukan Langsa, Kecamatan Langsa Kota, 2 unit di Gampong Sungai Pauh Induk, Kecamatan Langsa Barat,  9 unit di Gampong Bakaran Bate, Kecamatan Langsa Baro dan 1 unit di Gampong Baro, Kecamatan Langsa Lama serta 1 unit di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama.

Sementara, untuk rumah yang mengalami rusak berat yakni 2 unit di Gampong Sungai Pauh Induk, Kecamatan Langsa Barat, 12 unit di Gampong Bakaran Bate, Kecamatan Langsa Baro dan 4 unit rumah serta 1 Dayah di Gampong Matang Panjang, Kecamatan Langsa Timur.

Dikatakan Rinaldi, sejak kemarin malam (Senin) hingga hari ini (Selasa), pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap pohon-pohon yang tumbang yang menimpa rumah warga.

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Layanan Jelang Lebaran, Bank Aceh Tambah Teller

“Kita akan melaporkan rumah-rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang kepada Pak Walikota Langsa,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kota Langsa, Senin (6/8) sekitar pukul 17.35 WIB, dilanda hujan deras yang disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan sejumlah rumah masyarakat rusak dan pohon serta tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) tumbang disejumlah lokasi.

Malam itu juga, usai hujan reda tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Langsa, BPBD Langsa, Satgas SAR Langsa dan ACT Langsa, melakukan pemotongan dan pembersihan terhadap sejumlah pohon yang tumbang ke badan jalan.

Selain membersihkan pohon yang tumbang, tim juga melakukan pemotongan terhadap baliho yang tumbang.

Komentar

Berita Terbaru