oleh

Paska Dialog Bersama Wabup, PT Parasawita Bayar Upah Karyawan

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Setelah massa aksi diterima oleh Wabup Aceh Tamiang di halaman kantor Bupati, Selasa (2/5) siang, selanjutnya perwakilan karyawan sebanyak enam orang diperkenankan masuk kedalam untuk melakukan dialog dengan pihak Pemda.

Baca : Gaji Tak Kunjung Dicairkan Karyawan PT Parasawita Kembali Demo

Wabup meminta para karyawan bersabar menunggu janji perusahaan yang akan membayar gaji selama 2,5 bulan pada hari ini.

“Namun apabila hari ini perusahaan gagal membayar, maka pemda Aceh Tamiang bersama karyawan membuat laporan resmi ke Polres setempat,” tutur Wabup.

Namun demikian, karyawan sepakat akan menunggu hingga pukul 15.00 WIB, untuk penyelesaian tunggakan gaji tersebut.

“Apabila tidak ada transaksi untuk penyelesaian masalah tunggakan gaji kami akan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian terkait wan prestasi perusahaan,” ancam Suherman.

Sebaliknya, jika PT Parasawita dapat melunasi tunggakan gaji karyawan, pihaknya akan mencabut laporan di kepolisian. Menurut Herman, rencananya PT Parasawita akan mentransfer uang melalui transaksi rekening bank (Kliring) sebesar Rp. 300 juta sebagai bentuk keseriusan perusahaan melunasi gaji selama 2,5 bulan dari 4,5 bulan gaji yang belum terbayar sesuai perjanjian pada tanggal 29 April 2017 lalu.

Baca Juga  Tuntut Tunda Pelantikan Bupati, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Simeulue Berencana Demo di Kantor Gubernur

Sebelumnya, dua hari yang lalu utusan perusahaan juga sudah membuat pertemuan dengan perwakilan karyawan di Kuala Simpang dan berjanji akan membayar sebagian gaji sebesar Rp 1,8 miliar. Padahal, janji tersebut sudah beberapa kali disepakati dalam pertemuan.

Sementara itu, Informasi yang diterima Penanegeri.com, sekitar pukul 15.00 WIB pihak investor telah mentransfer dana sebesar Rp 1,8 miliar ke rekening perusahaan PT Parasawita untuk membayar gaji seluruh karyawan. Jika dibagikan, uang tersebut hanya bisa untuk membayar gaji buruh selama 2,5 bulan yang tertunggak.

“Benar pihak ketiga/investor telah mengirim uang Rp 1,8 miliar melalui rekening perusahaan. Kami telah melihat langsung bukti transfer yang dikirimkan via WhastApp kepada Kapolsek Seruway AKP Sumasdiono. Karena uangnya sudah dikirim kami tidak jadi melaporkan wan prestasi perusahaan,” ujar Ketua PUK Sarbumusi Kecamatan Seruway, Zulbasri saat dihubungi Penanegeri.com, Selasa (2/5) sore.

Menurut Zulbasri, uang Rp 1,8 M tersebut akan ditransfer ke rekening karyawan masing-masing.

“Kami juga meminta jika rekap gaji karyawan sudah dibuat, perusahaan langsung melakukan pembayaran gaji minimal kepada 50 orang karyawan agar kami percaya,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru