oleh

Pasukan Irak yang Didukung AS Menang Perang Tal Afar

PENANEGERI, Desk Internasional – Pihak pasukan pemerintah Irak pada hari Minggu (27/8) menyatakan telah merebut kembali hampir semua wilayah kota Tal Afar di barat laut negara Irak, dari tangan kelompok  ISIS. Wilayah kota Tal Afar ini tadinya adalah kantong kelompok ISIS, yang tersisa di Irak.

Setelah hanya delapan hari pertempuran, maka ke -29 distrik lingkungan di kota Tal Afar telah direbut kembali oleh Pasukan Irak dari kelompok militan ISIS tersebut, kata militer dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu(27/8).

Namun, pertempuran dikabarkan masih terus berlanjut di area Al-‘Ayadiya, sebuah daerah kecil yang berjarak 11 km barat laut kota Tal Afar tersebut, di mana gerilyawan ISIS yang melarikan diri dari pusat kota Tal Afar tersebut bersembunyi, jelas juru bicara militer Irak Brigadir Jenderal Yahya Rasool.

Pasukan Irak akan bergerak untuk merebut kembali daerah tersebut, sebelum mengumumkan kemenangan lengkap dalam perang, katanya.

Pembebasan wilayah kota Tal Afar adalah tujuan setelah pembebasan kota Mosul dalam perang yang didukung A.S. terhadap kelompk ISIS, setelah pada bulan Juli lalu pasukan Irak yang didukung koalisi AS berhasil merebut kembali kota Mosul, Irak.

Baca Juga  Pasukan Irak unggul dalam Perang Tal Afar lawan ISIS

Perang di Tal Afar, yang berada di jalur pasokan antara Suriah dan kota Mosul, dimulai pada 20 Agustus 2017.
Sedikitnya 2.000 orang militan kelompok ISIS/ISIL diyakini bertahan di kota tersebut melawan sekitar 50.000 tentara Irak yang menyerbu, demikian menurut dan sumber militer Irak dan koalisi.

Warga yang melarikan diri dari Tal Afar beberapa hari sebelum dimulainya serangan tersebut mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa beberapa militan ISIS terlihat “kelelahan” dan “terkuras”.

Pasukan elit Irak membebaskan jantung kota Tal Afar pada hari Sabtu (26/8), dan menaikkan bendera nasional Irak di atas gedung benteng tersebut, kata militer.

Sebagian besar struktur bangunan kota Tua Tal Afar telah dihancurkan oleh militan ISIS/ISIL pada tahun 2014 silam.

Warga yang melarikan diri dari Tal Afar beberapa hari sebelum dimulainya serangan tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa beberapa militan terlihat “kelelahan” dan “terkuras”.

Pasukan elit membebaskan jantung kota pada hari Sabtu, dan menaikkan bendera nasional di atas gedung benteng tersebut, kata militer. Sebagian besar struktur era Ottoman dihancurkan oleh militan pada tahun 2014.

Baca Juga  Perang Tal Afar Melawan Kelompok ISIS baru saja Dimulai

Tentara Irak juga terlihat merayakan dibebaskannya kembali kota Tal Afar dari cengkeraman kelompok ISIS pada hari Minggu (27/8), dengan menurunkan bendera ISIS di pusat kota Tal Afar. (*)

Komentar

Berita Terbaru