oleh

Pasukan Israel Tewaskan Warga Palestina di wilayah Tepi Barat yang Diduduki Israel

PENANEGERI, Internasional – Pasukan Israel telah menewaskan seorang pria Palestina di kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki Israel.

Warga mengidentifikasi pria itu sebagai pekerja konstruksi bernama Ramy Sabreen, 36, yang bekerja di sebuah lokasi situs di kota tua Hebron ketika dia ditembak pada Sabtu, (2/6) menurut kantor berita Palestina WAFA, yang dikutip oleh Al Jazeera.

Mengutip para saksi mata, WAFA melaporkan bahwa Sabreen ditembak setelah dia tidak mendengar perintah tentara Israel untuk menghentikan kendaraannya, yang digunakan di lokasi konstruksi. Para saksi mengatakan kepada WAFA bahwa Sabreen tidak menimbulkan ancaman bagi para prajurit.

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pria itu ditembak setelah dia berusaha “menabrak” tentara dengan kendaraannya. Ia menambahkan bahwa tidak ada tentara yang terluka.

WAFA juga melaporkan bahwa tentara mencegah layanan darurat dari mencapai situs tempat penembakan terjadi.

Insiden Sabtu (2/6) terjadi setelah seorang wanita Palestina berusia 21 tahun tewas oleh tentara Israel di dekat pagar perbatasan di Jalur Gaza pada hari Jumat (1/6).

Wanita itu bernama Razan al-Najjar, seorang paramedis relawan kementerian kesehatan Gaza, mengenakan seragam putih seorang medis ketika dia ditembak di dada.

Menurut kementerian kesehatan di Gaza, 40 warga Palestina lainnya terluka oleh tembakan Israel selama protes di sepanjang perbatasan Gaza-Israel pada hari Jumat (1/6).

Warga Palestina di Gaza telah melakukan protes di sepanjang perbatasan selama lebih dari dua bulan, menuntut hak pengungsi untuk kembali ke rumah mereka.

Setidaknya 119 orang Palestina telah tewas oleh tembakan Israel dalam demonstrasi perbatasan mingguan di Gaza, yang diluncurkan pada 30 Maret lalu. (*)

Komentar

Berita Terbaru