oleh

Pasukan Koalisi AS menyerang konvoi Tentara Bashar Al Assad

PENANEGERI, Desk Internasional –  Koalisi Militer AS telah melakukan serangan udara terhadap sebuah konvoi tentara pro-pemerintah Suriah yang menjadi ancaman bagi milisi yang didukung AS di selatan negara itu dekat perbatasan Yordania.

Baca : Pasukan Pemberontak Syria Tinggalkan Kawasan Sekitar Damaskus

Seorang pejabat AS mengatakan pada hari Kamis bahwa serangan di dekat kota At Tanf menghancurkan setidaknya satu tank dan sebuah buldoser, sementara pejabat lain mengatakan bahwa mereka mengikuti tembakan peringatan oleh pesawat AS yang dimaksudkan untuk mencegah konvoi tentara Syria dibawah kendali Bashar al Assad tersebut maju lebih jauh.

Amerika Serikat tidak memperdalam perannya dalam perang sipil Suriah namun akan bersikap defensif saat dibutuhkan, kata Menteri Pertahanan AS Jim Mattis pada hari Kamis 18/5 seperti dikutip kantor berita Aljazeera.

“Kami tidak meningkatkan peran kami dalam perang saudara Suriah, tapi kami akan mempertahankan pasukan kami, dan itu adalah elemen koalisi yang terdiri dari lebih dari sekedar tentara AS, jadi kami akan membela diri [jika] orang mengambil langkah agresif melawan kami, “kata Mattis saat ditanya tentang serangan tersebut.

Baca Juga  Pemerintah Suriah dan Rusia Kecam serangan Koalisi AS di Tanf

Perang saudara Suriah dimulai pada tahun 2011 setelah demonstrasi massa melawan pemerintahan Presiden Bashar Hafizh al-Assad dan telah membunuh ratusan ribu orang, mendorong separuh dari penduduk negara tersebut dari rumah mereka dan menyeret kekuatan dunia.

Pesawat yang dikirim A.S. menyerang kendaraan tentara pemerintah Bashar al As’ad Suriah pada hari Kamis. Wilayah sekitar al-Tanf, di mana perbatasan Yordania, Suriah dan Irak bertemu, telah dianggap sebagai zona dekonfliksi, di bawah kesepakatan antara A.S. dan Rusia.

Kejadian, ini ketika 27 kendaraan tentara Syria melaju dalam jarak 18 mil dari al-Tanf, yang menembus radius 34 mil dari konvoi tentara. Pesawat A.S. berusaha untuk memperingatkan, namun ketika konvoi tersebut tidak berbalik, maka pesawat AS melakukan serangan terhadap beberapa kendaraan tentara Syria yang berada di bawah kendali Presiden Basar Al As’ad tersebut. (*)

Komentar

Berita Terbaru