oleh

Pasukan Pemberontak Syria tinggalkan kawasan sekitar Damaskus

PENANEGERI, Desk Internasional- Pasukan oposisi Syria tinggalkan kawasan sekitar Damaskus setelah bentrokan di wilayah seputar Damaskus semakin meningkat saat pasukan pemerintah maju mendesak ke daerah sekitar ibu Kota Damaskus.

Lebih dari 2000 pemberontak dan anggota keluarga mereka meninggalkan distrik Qaboun yang hancur di tepi Damaskus pada hari Minggu, karena tentara pemerintah Suriah dan sekutunya terus maju ke daerah-daerah di dan sekitar ibukota, demikian media pemerintah mengatakan hari Minggu (14/5).

Ratusan pemberontak dan keluarga mereka dievakuasi hari minggu (14/5) dari distrik Barzeh yang berdekatan setelah pemberontak di sana memutuskan untuk meletakkan senjata mereka dan pergi ke provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak.

Media pemerintah Syria mengatakan evakuasi hampir selesai dan distrik tersebut sekarang aman di tangan militer Syria.

Lebih dari 2.000 pemberontak dan anggota keluarga mereka telah meninggalkan distrik Qaboun yang hancur di tepi ibukota Suriah, Damaskus, setelah lebih dari dua bulan melakukan serangan udara dan tembakan artileri, kata media pemerintah, Ahad.

Baca Juga  Pasukan Koalisi AS menyerang konvoi Tentara Bashar Al Assad

Pemberontak telah sepakat semalam untuk melakukan kesepakatan evakuasi rahasia setelah terpojok di sebuah kantong kecil Qaboun, yang terletak di tepi timur laut Damaskus. Daerah ini sebagian besar telah berkurang menjadi puing-puing setelah diserang oleh ratusan serangan udara dan rudal selama sekitar 80 hari.

Tentara pemerintah Syria (Suriah) telah melanjutkan pemboman intensif distrik tersebut pada hari Rabu setelah ultimatum satu hari yang memberi para pemberontak terutama ditarik dari daerah tersebut untuk menyerah dan setuju untuk mengungsi ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak di Suriah utara.

“Rezim telah mengancam akan menghancurkan apa yang tersisa dari Qaboun dan tidak akan menerima apapun kecuali solusi militer,” Abdullah al Qabouni dari dewan distrik setempat mengatakan kepada Reuters.

Ratusan pemberontak dan keluarga mereka dievakuasi minggu ini dari distrik Barzeh yang berdekatan setelah pemberontak di sana memutuskan untuk meletakkan senjata mereka dan pergi ke provinsi Idlib yang masih dikepung tentara Syria.

Media pemerintah Suriah mengatakan 2.289 orang telah meninggalkan distrik tersebut untuk bergeser berjuang di provinsi Idlib pada hari Minggu, setengah di antaranya adalah para pejuang oposisi. (*)

Komentar

Berita Terbaru