oleh

Pekan Depan, Saksi Terkait Kasus Suap Gubernur Aceh Diperiksa KPK

PENANEGERI, Jakarta – Pekan depan KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi yang sebelumnya telah dicekal ke luar negeri terkait penetapan tersangka Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah kepada awak media, Rabu (11/7) mengatakan, telah mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi yang dicekal ke luar negeri.

“Rencananya minggu depan, sebelumnya tentu disampaikan panggilan secara patut,” ujarnya.

Keempat saksi tersebut masing-masing, Nizarli, Rizal Aswandi, Teuku Fadhilatul Amri dan Fenny Steffy Burase.

Febri menambahkan, total ada 15 saksi yang terdiri dari unsur pemerintahan dan swasta, pihaknya juga telah mengirimkan surat panggilan kepada mereka.

“Jadwal pemeriksaan akan kami informasikan lebih lanjut,” terangnya sembari mengatakan, kami harap para saksi hadir di pemeriksaan tersebut.

Ia juga menyampaikan, hari ini penyidik KPK sejak pukul 10.00 WIB, telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kesehatan Provinsi Aceh.

“Sejauh ini ditemukan dokumen proyek pelaksanaan anggaran dinas kesehatan Aceh senilai Rp 1,15 triliun,” bebernya.

Baca Juga  Bupati Aceh Timur akan Laporkan Kondisi Ranto Peureulak ke Menteri ESDM

Selain membawa sejumlah dokumen, Tim penyidik KPK juga melakukan penyegelan terhadap ruang Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin dan ruang pertemuan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Bupati Bener Meriah Ahmadi.

“Diduga pemberian oleh Bupati Bener Meriah kepada Gubernur Aceh sebesar Rp 500 juta, bagian dari Rp 1,5 miliar yang diminta Gubernur Aceh,”  tutur Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan pekan lalu.

Komentar

Berita Terbaru