oleh

Peluncuran Tim Alfa Romeo Disambut Pimpinan F1

PENANEGERI, Formula 1 – Kembalinya nama Alfa Romeo ke F1 sebagai sponsor utama Sauber telah mendapat dukungan dari pimpinan olahraga tersebut, Chase Carey dan Jean Todt (presiden FIA) karena menghadiri acara resmi peluncuran tersebut.

Pimpinan Ferrari, Sergio Marchionne, akan mengadakan konferensi pers di museum Storico Alfa Romeo di dekat kots Milan untuk menjelaskan alasan di balik membawa marque Italia itu kembali ke F1.

Pentingnya dukungan untuk Alfa Romeo di F1 semakin jelas, dengan Carey dan Todt menghadiri acara di mana line-up pembalap Sauber pada 2018 akhirnya dikonfirmasi.

Kehadiran Carey dan Todt sangat menarik karena datang pernyataan Marchionne yang telah mengancam keluar dari F1 setelah 2020 di tengah ketidakbahagiaan tentang rencana peraturan mesin baru.

Kesepakatan Alfa Romeo dengan Sauber tidak hanya mencakup sponsor dan kemungkinan rebranding mobil secara penuh dalam warna korporat perusahaan merah dan putih.

Juga akan ada kerjasama strategis, komersial dan teknologi di wilayah pengembangan, yang akan mencakup pembagian insinyur dan tenaga teknis Alfa Romeo.

Pimpinan Sauber, Pascal Picci, yang hadir untuk melakukan konferensi pers juga menimbang-nimbang tentang pembalap mana yang harus ditempatkan di samping Charles Leclerc.

“Periode ini sampai awal tahun akan cukup krusial, karena Sauber harus menemukan komposisi yang tepat dan harus mengetahui mesin mana dan spesifikasi mana yang sesuai untuk menjalankan tim musim depan,” kata Pascal Picci.

Selain itu, nama Marcus Ericsson telah muncul sebagai favorit untuk mempertahankan tempat duduknya di tim, mendapat dukungan dari pemodal tim asal Swedia, sementara kandidat lainnya adalah Antonio Giovinazzi yang dapat diberi peran cadangan atau pembalap ketiga jika dia tidak mendapatkan kursi balap.

Mengenai dua nama terakhir, pimpinan Sauber itu menambahkan, “Ya tentu saja kami akan mengevaluasi apa yang ada saat ini, selain Charles (Leclerc), ada dua pembalap lain (Marcus Ericsson dan Antonio Giovinazzi) yang punya potensi, tapi keputusan tim masih ada sampai akhir tahun ini.”

“Kami akan berbicara lebih lanjut dengan pihak-pihak yang tepat untuk memutuskan siapa yang akan mendapat kursi balap kedua,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru