oleh

Pemko Langsa Diminta Cek Buah Anggur yang Dijual Murah

-Aceh-2.239 views

PENANEGERI, Langsa – Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Kesehatan setempat, diminta untuk mengecek kelayakan buah anggur yang dijual murah dibeberapa lokasi.

Salah seorang warga Gampong Bukti Meutuah, Kecamatan Langsa Timur, T. Azman, S.Sos.I, kepada Penanegeri.com, Sabtu (4/8) mengatakan, buah anggur yang dijual murah di Jalan Medan – Banda Aceh, tepatnya di Gampong Alue Pinang dan Sungai Lueng, mulai menimbulkan kecurigaan ditengah-tengah masyarakat.

Kecurigaan ini disebabkan harganya yang terlalu murah bila dibandingkan dengan buah anggur yang biasa diperjual belikan di toko-toko buah.

“Ditoko buah, anggur dijual seharga Rp 70 ribu per kilogram. Sedangkan anggur yang dijual di sepanjang jalan itu sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram,” ujarnya.

Selain itu, meskipun para pedagang membuka lapak dagangannya di bawah terik matahari, tapi buah anggur tersebut tetap terlihat segar.

Menurutnya, pemerintah harus segera mengecek buah anggur itu darimana berasal. Karena, jangan sampai nantinya buah anggur yang murah itu terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya bagi tubuh manusia.

Baca Juga  Pemko Langsa Usulkan Penambahan PNS 300 Orang

“Jangan sampai sudah jatuh korban, baru ada tindakan dari pemerintah. Jika ini terjadi maka kita sangat sesalkan sikap pemerintah yang dinilai lambat,” ujarnya.

Lanjutnya, tak sedikit sudah masyarakat yang membeli buah anggur yang dijual murah dan bebas serta tanpa pengawasan itu. Apalagi, isu yang berkembang diduga buah anggur itu dipasok dari luar negeri.

Kemudian, kepada pedagang buah anggur itu juga harus berhati-hati, jangan alasan ingin mencari rejeki dengan menjual buah anggur itu, tapi berbahaya bagi masyarakat yang mengkonsumsinya.

“Pemerintah bersama BPOM dan Dinkes, harus segera turun ke lapangan untuk mengambil sampel buah anggur itu dan memeriksanya. Jika berbahaya maka harus segera diberitahukan kepada masyarakat, begitu juga sebaliknya. Sehingga, masyarakat tidak resah jika ingin mengkonsumsinya,” tandas Azman, yang juga menjabat Sekjen Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Langsa.

Membenarkan

Sementara itu, salah seorang pedagang buah anggur yang enggan disebutkan namanya saat ditemui Penanegeri.com, Sabtu (4/8) sore di kawasan Sungai Lueng, Jalan Medan – Banda Aceh menuturkan, bahwa harga anggur yang dijualnya seharga Rp 40 ribu per kilogram.

Baca Juga  Peduli Palestina, Pemko Langsa dan KNRP Galang Dana

“Buah anggur ini berasal dari Medan dan agen yang mengantarnya. Kami hanya pedagang,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru