oleh

Pemko Langsa Targetkan Setiap Gampong Miliki Dayah

PENANEGERI, Langsa – Guna memperbaiki dan meningkatkan akhlak (revolusi mental) generasi muda, Pemko Langsa menargetkan setiap gampong (desa) dalam wilayahnya harus memiliki lembaga pendidikan dayah atau pondok pesantren.

“Kita targetkan setiap gampong harus memiliki Dayah atau pesantren. Tujuannya, untuk memperbaiki dan meningkatkan akhlak di era globalisasi zaman sekarang yang semakin membahayakan kaum generasi muda bangsa,” ujar Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif, MM kepada Penanegeri.com usai melaksanakan gotong royong massal di Gampong Jawa, kecamatan Langsa Kota, Minggu (12/8).

Ia menjelaskan, keberadaan Dayah atau pesantren sebagai upaya meningkatkan kualitas  pendidikan agama, memperbaiki akhlak generasi muda (revolusi mental) terhadap para generasi muda.Sehingga, anak-anak generasi tidak terpengaruh dengan duniawi yang hanya menjadi sesat,makanya perlu dibarengi dengan ilmu agama untuk bekal di akhirat nanti.

“Program ini telah dicanangkan oleh Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE. Diharapkan, seluruh keuchik dari 66 gampong  dapat mendukung program yang baik ini,” tuturnya.

Untuk mempercepat pelaksanaan program ini, masyarakat juga kita harapkan dapat berpartisipasi. Artinya, dapat mewakafkan tanahnya untuk kepentingan umat.

Baca Juga  Wakil Walikota Langsa Terima Lencana Melati Pramuka

Namun, bila telah tersedia tanah wakaf di suatu gampong yang dapat diperuntukkan untuk pembangunan dayah atau pondok pesantren, maka Pemko Langsa bekerja sama dengan Baitulmal segera membangun fisik bangunan dayahnya.

Lanjutnya, wilayah kota Langsa memiliki 66 gampong, sedangkan dayah/pondok pesantren yang sudah ada sebanyak 30 unit. Namun, ada yang satu gampong dua dayah/pesantren, targetnya semua gampong minimal memiliki satu unit lembaga pendidikan dayah atau pondok pesantren.

“Dalam lima tahun ke depan ini kita berharap semua gampong di kota Langsa telah memiliki lembaga pendidikan dayah atau pondok pesantren.Kita berharap masyarakat dapat berpartisipasi mewakafkan tanah, dengan demikian akan mempercepat proses pembangunan dayah/pondok pesantren di setiap gampong,” harapnya.

Komentar

Berita Terbaru