oleh

Pengadaan Mobil Mewah Bupati Bireuen Akhirnya Dicoret

PENANEGERI, Bireuen – Tim evaluasi provinsi akhirnya mencoret pengadaan mobil dinas mewah Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos pada anggaran APBK-P 2018.

Sementara anggaran pembelian mobil Toyota Land Cruiser Prado senilai Rp 1,9 miliar itu dialihkan untuk dana belanja tak terduga.

Kepastian dicoretnya pengadaan mobil dinas Bupati Bireuen dikatakan Ketua Fraksi Partai nasional Aceh (PNA) DPRK Bireuen, Suhaimi Hamid S.Sos kepada awak media, Senin (29/10) setelah adanya hasil evaluasi dari Provinsi.

“Berdasarkan hasil evaluasi provinsi, pengadaan mobil dinas Bupati Bireuen itu dicoret dan dana itu akan dialihkan untuk anggaran belanja tak terduga,” katanya.

Menurut Suhaimi Hamid yang akrab disapa Abu Suhai itu, anggaran tersebut nantinya bisa digunakan untuk kegiatan tak terduga seperti bencana alam.

Dengan adanya hasil evaluasi itu, Abu Suhai berharap menjadi pembelajaran bagi bupati dan legislatif, dalam mengajukan anggaran kedepan dapat menyentuh kepentingan rakyat, bukan lebih mementingkan kepentingan pribadinya.

Disisi lain, Suhaimi Hamid mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa, pemuda dan masyarakat Bireuen yang mengkritisi terkait pengadaan mobil dinas Bupati Bireuen tersebut.

Baca Juga  Bupati Bireuen Resmi Buka Peltada Atlet Pora

“Saya juga menghargai peran media sebagai fungsi sosial yang telah memberitakan hal tersebut, sehingga menjadi pertimbangan,” katanya.

Ketua Fraksi Partai nasional Aceh (PNA) DPRK Bireuen itu juga berharap, mahasiswa dan pemuda Bireuen serta elemen sipil lainnya agar terus menyuarakan kritik, bila ada hal-hal yang dilakukan oleh pemerintah yang dirasakan merugikan, dan bukan demi kepentingan masyarakat.

“Tak perlu takut untuk bersuara, berhenti menyampaikan pendapatnya dan menyuarakan kepentingan masyarakat secara menyeluruh, bukan demi kepentingan pribadi. Begitu juga dengan pers, tetap menjalankan fungsi kontrolnya, seperti yang telah dilakukan selama ini” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Bireuen melakukan demo terkait pengadaan mobil mewah Bupati Bireuen seharga Rp 1,9 miliar di depan kantor DPRK serta halaman kantor pemerintahan Bireuen.

Komentar

Berita Terbaru