oleh

Penyerahan Senjata Api yang Tadinya sempat Dilarikan Gerombolan KKSB

PENANEGERI, Paniai –  Kurang dari 24 jam setelah peristiwa perampasan senjata api milik TNI oleh gerombolan KKSB (Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata) pada hari Senin (6/8/2018), maka pada hari Selasa dini hari 07 Agustus 2018 pukul 02.30 WIT bertempat di guest house Enarotali telah dilaksanakan penyerahan 4 pucuk senjata api berupa 3 senjata api Laras panjang dan 1 pistol P1 yang sempat dirampas oleh KKSB.

Penyerahan senjata api ini dilakukan oleh Deki Gobay selaku Kepala distrik Wegemuka dan Robi Degei selaku Kepala Distrik Wegebino kepada Dandim 1705/PN Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak dengan disaksikan oleh Mussa Isir pejabat Bupati kabupaten Paniai, serta turut menyaksikan penyerahan senjata api itu Danramil 1705-02/Enarotali Mayor Inf Junaid, Lettu Inf Eko Warsito (Danunit Inteldim 1705/pn), Serka Deni (danpos timintel rem 173/PVB), Sertu Edwar Hadinata (Danpos unit Intel dim pos Paniai ) dan IPDA Jhon (Kasat Intel polres Paniai).

Pada pukul 02.00 WIT Deki Gobay selaku Kepala distrik Wegemuka melakukan kontak telpon kepada Danramil 1705-02/Enarotali untuk mengantarkan senjata sebanyak 4 pucuk yang sempat dirampas dan dilarikan oleh KKSB.

Kemudian pada Pukul 02.30 hari Selasa (7/8) WIT, Deki Gobay Kepala distrik Wegemuka dan Robi Degei sebagai Kepala Distrik Wegebino beserta para Kepala Kampung tiba di Guest House dan disambut oleh Dandim 1705/PN Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak dan Bupati kabupaten Paniai.

Pada pukul 02.35 Wit oleh Deki Gobay selaku kepala distrik Wegemuka melakukan penyerahan 4 senjata api yang tadinya sempat dibawa kabur oleh KKSB kepada Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak, dan disaksikan oleh Bupati kabupaten Paniai.

Dalam kesempatan itu Deki Gobay selaku tokoh masyarakat Distrik Wegemuka mengatakan bahwa warga masyarakat ingin program listrik untuk menerangi distrik dan kampung warga.

“Kami sebagai pemerintah daerah menginginkan program seperti itu untuk masuk ke distrik kami,” ujar Deki Gobay, Kepala Distrik Wegemuka dalam pertemuan itu, Selasa (7/8/2018) dini hari.

Selaku tokoh masyarakat setempat dirinya juga mengucapkan permintaan maaf karena yang melakukan hal seperti itu merupakan ulah orang-orang yang perlu dilakukan pembinaan.

Kemudian  Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak  juga menyampaikan terimakasih kepada warga dan para kepala distrik kampung.

“Kami sebagai aparat keamanan sangat berterima kasih kepada para kepala distrik dan kampung yang sudah membantu kembalinya senjata yang di rampas dari anggota kami,” ujar Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak.

Letkol Jimmy menegaskan bahwa aparat keamanan juga akan terus berusaha membantu agar program yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat bisa masuk menuju distrik-distrik serta kampung kampung yang ada di pelosok kabupaten Paniai demi kemajuan masyarakat kabupaten Paniai.

Dalam acara penyerahan senjata api itu, adapun senjata yang di serahkan adalah sebanyak 4 pucuk yang terdiri dari  1 pucuk senjata Laras panjang jenis SS1 V3 indeks Serma Gobai, 2 pucuk senjata Laras panjang jenis SS2 V4 indeks kopda Karyadi dan Prada Irfandi dengan munisi 50 butir, 1 pucuk P1 Pindad indeks Sertu Suhardi dengan munisi 10 butir dan 1 buah helm anti peluru.

Adanya pengembalian 4 pucuk senjata yang sempat dirampas oleh KKSB dikarenakan adanya desakan dari masyarakat terhadap kelompok KKSB agr segera mengembalikan 4 pucuk senjata milik TNI.

Serta yang tak kalah pentingnya adanya komunikasi intensif yang dilakukan secara terus menerus terhadap para kepala distrik dan para kepala kampung Wegemuka oleh Dandim 1705/PN Letkol Inf Jimmy TP Sitinjak, beserta mayor Inf Junaid selaku Danramil 1705-02/PN.

Hal ini membuahkan penyerahan senjata api berjalan dengan aman dan lancar. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru