oleh

Pep Guardiola dan Harapannya pada Ederson

PENANEGERI, Sepakbola – Pep Guardiola berharap Ederson bisa mengatasi teka-teki masalah di posisi kiper setelah Manchester City memastikan penyelesaian perpindahan pemain asal Brasil itu senilai € 40 juta dari Benfica.

Ini ialah masalah yang sebagian besar dilakukan oleh Guardiola, setelah dia membuang kiper nomor satu seperti Joe Hart awal musim lalu, dengan pemain internasional Inggris itu bergabung bersama Torino dengan status pinjaman setelah Claudio Bravo pindah dari Barcelona ke Manchester.

“Ederson merupakan salah satu kiper terbaik karena itulah City berani mengeluarkan dana besar. Jadi saya harap label harga tidak menjadi beban dan dia bisa menunjukkan kemampuannya secara maksimal,” ungkap Guadiola, saat wawancara setelah perekrutan Ederson, yang dilansir Fox Sport, Jum’at (9/6) lalu.

Ederson bermain 27 pertandingan dibandingkan dengan Bravo (22) dan Caballero (17) masing-masing, yang menjelaskan mengapa rekor penyelamatannya lebih tinggi.

Setahun di Torino membuat Hart tampil konsisten dan dia memimpin dengan 105 penyelamatan dalam 36 pertandingan. Tapi Hart tampil terburuk dalam hitungan menit per gol (52,3 persen).

Penghitungan clean sheet untuk Ederson dari 17 kali, lebih unggul dari kiper yang dimiliki Citizens saat ini, Caballero mencatat 6 clean sheet dengan Hart dan Bravo memiliki 5 clean sheet.

Sebelumnya, kedatangan Bravo terhadap sepak bola Inggris terbukti sangat panas dan dia kehilangan tempatnya dari Willy Caballero sebelum cedera betis mengurangi tempatnya di tim utama.

Bertahan melawan tiga kiper senior lain di City (Caballero akan pergi saat kontraknya berakhir pada akhir bulan ini), upaya Ederson dalam kemenangan Benfica di musim 2016-17.

Sebanyak 56 penyelamatan dan 12 kebobolan memberinya persentase penyelamatan 82,35%, sebuah catatan yang lebih baik dari pada Caballero (70,4 persen) dan Hart (62,87 persen), sedangkan Bravo yang kebobolan 26 kali, memiliki persentase (55,93 persen).

Sementara itu, menurut data stastik Opta, Ederson, Bravo dan Caballero semua membuat satu kesalahan yang mengarah langsung ke gawang musim lalu. Namun Hart memiliki perbedaan dalam kategori ini, dengan lima kesalahan.

Dengan segala keunggulan Eder musim lalu, tampaknya benar akan menjadi solusi bagi Guardiola untuk memperkuat pertahanan skuad asuhannya guna mengarungi berbagai kompetisi musim depan, Itu akan terlihat ketika awal musim dimulai dan bahkan ketika Manchester City bermain di pra-musim.

Komentar

Berita Terbaru