oleh

Persediaan Lauk Bagi Pengungsi Rohingya di Bireuen Kosong

PENANEGERI, Bireuen – Hingga sejauh ini persediaan lauk pauk bagi 79 jiwa pengungsi etnis muslim Rohingya yang ditampung, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Cot Gapu, Kota Juang, Kabupaten Bireuen kosong, Jumat (19/10).

Sementara stok sembilan bahan pokok lainya seperti beras, gula, telur dan ikan dan minyak goreng serta mie instan mulai menipis dan hanya cukup untuk seminggu lagi.

Koordinator Pengungsi Rohignya, Zulfikar GA didampingi Ruslan Abdul Gani kepada Penanegeri.com, Jumat (19/10) mengaku, sejumlah  bahan sembako sudah sangat menipis dan hanya cukup dikonsumsi untuk beberapa hari ke depan.

“Kalau persediaan beras sendiri sudah sangat menipis dan beras yang dimanfaatkan selama ini merupakan sisa stok enam bulan lalu,” katanya.

Sedangkan, tambah Zulfikar, persediaan lauk pauk, dan sayur mayur yang selama ini dimasak bagi pengungsi justru kosong atau tidak ada sama sekali sejak kemarin, termasuk gas elpiji untuk memasak.

“Kalau gas elpiji untuk kebutuhan memasak setiap harinya juga sudah tidak ada, karena selama ini rata-rata gas yang kita gunakan 9 kilogram. Begitu juga ikan basahnya sudah lama kosong, belakangan mereka terpaksa mengensumsi ikan sarden,” terangnya.

Komentar

Berita Terbaru