oleh

Pesawat Lion Air dan Wings Air Senggolan Sayap di Landasan Kualanamu

PENANEGERI, Deli Serdang- Senggolan atau serempetan antar sayap pesawat antara Pesawat Lion Air bersenggolan dengan sayap pesawat Wings Air terjadi di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Kejadian terjadi tepatnya di Landasan Bandara, Kamis (3/8).

Public Relations Manager Lion Air Group, Andy M. Saladin dalam keterangan tertulisnya mengatakan senggolan itu terjadi saat Lion Air yang bertolak dari Banda Aceh baru mendarat di Kualanamu. Sementara, pesawat Wings Air yang akan tinggal landas menuju Meulaboh, Aceh.

Kejadian senggolan dua pesawat tersebut terjadi setelah pesawat Lion Air melakukan pendaratan.

“Saat ini kedua pesawat tersebut sudah berada di apron sehingga tidak mengganggu operasional Bandara Internasional Kualanamu,” ujar Andy di Jakarta, Kamis (3/8).

Andy memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akan tetapi, kejadian tersebut membuat penerbangan Wings Air dibatalkan.

Public Relation Lion Air Group, Andy M Saladin menerangkan, dua pesawat tersebut bersenggolan di bagian sayap. Senggolan tersebut menyebabkan salah satu sayap pesawat Wings Air patah.

Dalam hal ini, pesawat Lion Air tersebut telah melangsungkan penerbangan dari Banda Aceh menuju Medan dengan nomor penerbangan JT 197 dan menggunakan pesawat tipe Boeing 737-900 ER dengan registrasi PK-LJZ.

Sedangkan Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1252 yang akan membawa penumpang dari Medan menuju Meulaboh dengan pesawat ATR 72-500.

“Seluruh penumpang dipastikan selamat dan tidak ada yang mengalami cedera. Saat ini kedua pesawat tersebut sudah berada di apron, sehingga tidak mengganggu operasional Bandara Internasional Kualanamu,” ujar Public Relations Manager Lion Air Group, Andy M Saladin, melalui keterangan tertulis pada awak media, Kamis (3/8).

Andy menyebutkan penumpang Wings Air IW 1252 yang berjumlah 66 penumpang akan mendapat penggantian penuh biaya tiket atau bisa menjadwal ulang penerbangan, sedangkan penumpang Lion Air yang memiliki penerbangan lanjutan menuju kota lainnya akan diterbangkan menggunakan Batik Air atau Lion Air pada jadwal penerbangan berikutnya.

“Kami akan menunggu hasil investigasi atas kejadian ini dari pihak yang berwenang, yaitu KNKT,” pungkas Andy. (*)

Komentar

Berita Terbaru