oleh

Pesawat yang Hilang di Papua ditemukan Hancur

PENANEGERI, Papua –  Pesawat jenis C208 Caravan dengan nomor register PK-FSO milik Spirit Avia Sentosa ditemukan pada hari Kamis (13/4) ini dalam kondisi hancur.

Pesawat rute Tanah Merah – Oksibil Papua itu dilaporkan hilang kontak pada Rabu, 12 April.

Pesawat nahas ini ditemukan lokasi jatuh dan hancur di perkampungan Kubibkop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Kamis pagi, 13 April 2017.

Maskapai penerbangan Associated Mission Aviation (AMA) telah mengonfirmasi lokasi jatuhnya pesawat. Petugas sudah memeriksa dan melihat dari udara letak jatuhnya pesawat yang dioperasikan Spirit Avia Sentosa (SAS) itu.

“Tadi pagi-pagi, pesawat AMA sudah terbang di atas lokasi jatuh pesawat di area Kobibkop. Informasinya pesawat hancur karena lokasi gunung jurang curam,” kata Kepala Maskapai AMA Papua, Djarot Soetanto, pada pers, Kamis (13/4) pagi.

Koordinator jatuhnya pesawat sudah dilaporkan oleh pilot yakni S 04 47′ 72″ dan E 140 41′ 73”.

Dia mengaku belum mengetahui kondisi sang pilot. Tim evakuasi masih dalam perjalanan melalui jalur darat menuju lokasi pesawat itu jatuh.

Baca Juga  Para Guru Korban Kekerasan dan Pelecehan Seksual oleh KKSB di Papua Berhasil Dievakuasi

Pesawat Caravan milik SAS mengangkut bahan makanan. Pesawat dipiloti Komisaris Polisi Rio Pasaribu dan terbang dari Tanah Merah Bovendigul menuju Oksibil, Pegunungan Bintang. Lima belas menit sebelum mendarat, pesawat hilang kontak. Masyarakat kemudian menemukan lokasinya di Gunung Botak, yang jaraknya sepuluh kilometer dari Bandara Oksibil.

Pesawat yang sudah ditemukan dengan kondisi hancur diduga menabrak gunung yang terjal dan jatuh di celah-celah gunung.

Seharusnya pesawat yang dipiloti Rio Pasaribu itu tiba di Oksibil pukul 12.14 WIT, kemarin. Sebelum jatuh, pesawat diketahui terbang pada ketinggian 7.000 kaki, dan hilang kontak pada pukul 11.44 WIT. (*)

Komentar

Berita Terbaru