oleh

Pimpinan Renault Enggan Pertimbangkan Kubica di Timnya

PENANEGERI, Formula 1 – Pimpinan Renault F1, Cyril Abiteboul, meremehkan prospek Robert Kubica kembali ke di kursi balap tim kendati telah melakukan tes baru-baru ini.

Kubica menyelesaikan jarak tempuh pertamanya dengan sebuah mobil F1 sejak mengalami cedera parah dalam sebuah demonstrasi di tahun 2011, mengendarai Renault E20 pada tahun 2012 di Valencia.

Setelah tes tersebut, Kubica menekankan keinginannya untuk membuat “comeback yang tepat”, sementara direktur operasi Renault, Alan Permane, mengatakan tes tersebut menunjukkan bahwa dia memiliki kecepatan untuk kembali bertarung di ajang F1.

Baca : Renault Belum Ingin Upgrade Mesin Hingga 2018

Namun meskipun ada spekulasi tentang kursi kedua Renault untuk tahun 2018, Abiteboul mengatakan bahwa Kubica saat ini tidak masuk dalam daftar pembalap yang diperhitungkan.

“Saya tahu bahwa olahraga itu penuh spekulasi dan rumor. Tapi saya pikir dalam kasus sekarang ini, kita perlu sedikit berhati-hati, karena kita berbicara tentang individu yang kita semua cintai, dengan citra yang fantastis, dan yang telah mengalami situasi yang sangat sulit dari perspektif pribadi,” ujar Abiteboul seperti dilansir laman Autosport, Senin (19/6/2017).

Baca Juga  Pimpinan Tim HAAS Sebut Renault Masih Punya Jalan Panjang

“Jadi saya pikir saya akan meminta pada kesempatan ini semua orang untuk sedikit hati-hati. Ya, kami telah melakukan tes itu, tapi kami tidak ingin menciptakan harapan di benak siapa pun, termasuk Robert sendiri,” tambahnya.

Menurutnya, pada titik tertentu kita harus mendiskusikan line-up masa depan kita, itu adalah informasi publik. Kami memiliki kontrak jangka panjang dengan Nico, dan kontrak untuk 2017, dan semua balapan tahun 2017 dengan Jolyon.

“Tapi pada titik tertentu kita harus meninjau beberapa opsi. Kalau saat itu Robert mampu menjadi pilihan, kita bisa lihat perkembangannya. Namun saat kita berbicara, dia tidak ada dalam daftar. Dia memiliki lebih banyak hal yang harus dia capai sehingga dia bisa masuk dalam daftar. Setiap pembalap memiliki kesempatan dan itu semua tergantung dari mana usahanya untuk beradaptasi,” sambung Abiteboul.

Saat Abiteboul ditanya tentang masa depan timnya yang bisa dimulai dari perubahan komposisi mobil yang menjadi bahan perdebatan.

“Perubahan dalam hal sassis dan juga mesin sangat menentukan. Tim ini akan mengevaluasi banyak hal dan itu akan disesuaikan dengan kebutuhan tim dengan cara yang tidak berlebihan,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru