oleh

PM Haider al-Abadi Nyatakan Kemenangan Total Melawan ISIS di Mosul

PENANEGERI, Desk Internasional- Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi telah secara resmi mengumumkan kemenangan Pemerintah Irak atas Kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL/ISIS) di Mosul.

“Saya umumkan dari sini akhir dan kegagalan dan runtuhnya negara teroris dengan kepalsuan dan terorisme yang diumumkan oleh Daesh dari Mosul,” kata Abadi pada Senin malam (10/7), dengan menggunakan akronim bahasa Arab ‘Daesh’ untuk Negara Islam ISIS/ISIL.

Haider al-Abadi mengumumkan ‘runtuhnya’ kekhalifahan ISIL/ISIS saat koalisi pimpinan AS memastikan bahwa  pasukan pemerintah Irak memiliki kendali kuat terhadap Mosul yang berhasil direbut kembali dari tangan Kelompok Teror ISIS.

PM Abadi kembali ke Mosul pada hari Senin (10/7) untuk mengumumkan kemenangan melawan ISIL/ISIS.

PM Abadi, mengenakan seragam militer hitam dan diapit oleh komandan dari pasukan keamanan, berterima kasih pada pasukan dan koalisi pimpinan AS yang mendukung serangan tersebut. Tapi dia mengingatkan agar lebih banyak tantangan terbentang di depan.

“Kami memiliki misi lain di depan kita, untuk menciptakan stabilitas, untuk membangun dan membersihkan sel Daesh dan yang membutuhkan usaha intelijen dan keamanan, dan kesatuan yang memungkinkan kita untuk melawan Daesh,” katanya sebelum menaikkan bendera Irak.

Baca Juga  Masjid Agung Al-Nuri pertahanan Terakhir ISIS di Mosul

Sebuah koalisi berkapasitas 100.000 orang dari unit pemerintah Irak, pejuang Peshmerga Kurdi dan kelompok bersenjata Syiah melancarkan serangan untuk merebut kembali kota tersebut dari Kelompok Teror ISIS pada bulan Oktober, dengan dukungan utama udara dan darat dari sebuah koalisi internasional.

Komandan koalisi pimpinan AS mengatakan pasukan Irak memiliki kendali yang kuat terhadap kota tersebut, namun beberapa wilayah masih harus dibersihkan dari alat-alat peledak dan kemungkinan adanya sisa anggota ISIS.

“Kemenangan ini sendiri tidak menghilangkan (ISIL) dan masih ada pertarungan yang sulit di masa depan. Tapi hilangnya salah satu ibu kota kembarnya dan permata kekhalifahan mereka adalah pukulan yang menentukan,” kata Komandan koalisi Letnan Jenderal Stephen Townsend dalam sebuah pernyataan.

Mosul Hancur

Ada perayaan besar di kota-kota di Irak pada Senin malam setelah pernyataan kemenangan Abadi.

Warga yang merayakan kemenangan Irak melawan kelompok teror ISIS berkumpul di ibukota Baghdad Tahrir Square dan di Kota Basra, sambil menari dan melambai-lambaikan bendera, saat yang lain turun ke jalan dengan konvoi sepeda motor dan mobil untuk merayakan kemenangan Irak melawan ISIS.

Baca Juga  PBB : ISIS/ISIL Lakukan Kejahatan Internasional di Mosul

Warga Irak terlihat gembira saat merayakan kemenangan atas ISIS di Mosul di alun-alun Tahrir Baghdad.

Seorang juru bicara Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres mengatakan pada hari Senin (10/7) bahwa pemulihan Mosul adalah “langkah signifikan dalam perang melawan terorisme dan ekstremisme kekerasan”.

Di kota Mosul tiga tahun yang lalu, pemimpin ISIL/ISIS Abu Bakr al-Baghdadi mengumumkan kekhalifahan kelompok ISIS ini.

Namun kini berakhir sudah cengkeraman ISIS atas Mosul.

Akibat pertempuran hampir sembilan bulan untuk merebut kembali kota Mosul, maka kini sebagian besar Kota Mosul tinggal reruntuhan, sebagian besar bangunan-bangunan hancur, Masjid Agung Al-Nuri yang terkenal dengan ‘The Leaning Minaret’ atau menara miringnya juga ikut  hancur. Sejumlah  ribuan orang tewas dan terluka dan hampir satu juta orang warga Mosul terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka. (*)

Komentar

Berita Terbaru