oleh

Polda Aceh Bekuk Provokator Kerusuhan Lapas Klas IIA Banda Aceh

PENANEGERI, Banda Aceh – Kepolisian daerah (Polda) Aceh mengamankan tiga orang diduga pemicu keributan dan pembakaran Lapas Klas IIA Kota Banda Aceh, Kamis (4/1) siang.

Informasi diperoleh Penanegeri.com menyebutkan, ketiga napi yang diamankan tersebut seluruhnya terlibat kasus Narkotika masing-masing, Gunawan menjalani hukuman 15 tahun menempati kamar 01, Muhammad Ibrahim menjalani hukuman 15 tahun menempati kamar 17 dan Bahtiar alias Thailand menjalani hukuman 12 tahun menempati kamar 07.

Lapas Klas IIA

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin kepada awak media, Kamis (4/1) sore mengatakan, kasusnya masih dalam penyelesaian.

“Kita sedang bekerja dengan semua pihak. Mohon waktu polisi bekerja dahulu,” ujarnya.

Usai meredam kerusuhan, aparat keamanan melakukan penggeledahan di selurung ruang tahanan Lapas Klas IIA. Saat penggeledahan ditemukan sejumlah Narkotika jenis ganja dan sabu di dalam ruang tahanan.

Lapas Klas IIA

“Diruang tahanan nomor 13 ditemukan pakaian dinas PDH Lapas, dengan papan nama Saifullah Khan,” ujar salah seorang petugas keamanan.

Informasi dihimpun Penanegeri.com, jumlah keseluruhan narapidana Lapas Klas IIA Kota Banda Aceh sejumlah 548 orang yang di tempatkan dalam 56 kamar.

Baca Juga  2 Warga Peunaron Ditembak OTK, 1 Kritis

Lapas Klas IIA

Saat ini jajaran Polda Aceh dibantu personel Kodim Kota Banda Aceh dan Yonif Raider 112/DJ masih melakukan penggeledahan dan pemeriksaan.

Akibat kerusuhan tersebut, satu unit mobil dinas  penerangan Sat Sabhara Polresta Banda Aceh hangus terbakar saat berupaya menghimbau narapidana agar tidak bertindak anarkis.

Turut hadir dilokasi Lapas tersebut diantaranya, Waka Polda Aceh Brigjen Pol Bambang Soethajo, Kabinda Aceh Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto, SH, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs H Faisal Abdul Naser, MH, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Iwan Rosadriyanto, S.IP, Kasat Brimobda Aceh Kombes Pol Norman Wijajadi, SIK, Kalapas Klas IIA Kota Banda Aceh Endang serta ratusan petugas TNI/Polri.

Komentar

Berita Terbaru