oleh

Polda Jambi Ringkus Peredaran Narkotika 8 Kilo Shabu

PENANEGERI, Jambi – Polda Jambi kembali menggagalkan peredaran narkotika berbahaya jenis Shabu (methampetamine). Kali ini berhasil ditangkap peredaran shabu seberat 8 kilogram.

Penangkapan shabu ini berlangsung dramatis, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di depan Polres Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi, jalan Lintas Timur Km 32 Desa Bukit Baling Kecamatan Sakernan Kabupaten Muaro Jambi.

Cukup fantastik jumlah Shabu yang tertangkap ini jika beredar maka bisa meracuni 48 ribu jiwa. Dengan nilai uang hasil penjualan shabu ini jika dirupiahkan total sebesar 16 Milyar.

Dari

Dari pengakuan tersangka,  transaksi bandar narkoba ini membeli sebesar 160 juta di provinsi Sumatera Utara, Medan.

Perkilo dibelinya Rp. 20 juta/kilo dan dijual kembali, satu kilo sebesar Rp. 1 Milyar.

Narkoba jenis shabu  ini dibawa kurir dengan mengunakan mobil pick up dan shabu tersebut di letakan di dalam ban serep.

Menurut Kapolda Jambi, Irjen Polisi Drs. Muchlis A.S., M.H saat jumpa pers mengatakan dari pengakuan tersangka bahwa modus ini sudah yang keduakalinya dilakukan oleh pelaku dengan mengunakan mobil pick up dan narkoba jenis shabu ini di sembunyikan di dalam ban serep mobil pick up.

Demikian dijelaskan oleh Kapolda Jambi di depan gedung Mapolda Jambi, hari Selasa (18/9/2918) pagi pukul 8:55 WIB dalam gelar expose penangkapan  narkoba tersebut,  di hadapan puluhan wartawan.

Tersangka bernama Rohim (53) asal Cerebon l, warga jalan Sultan Agung Lorong Amas Rt.13 Kelurahan Lebak Bandung Kecamatan Jelutung kota Jambi.

Kendaraan pick up dengan nomor polisi BG 9835 B warna biru dongker, dengan badan mobil dilukis gambar kuda itu ternyata membawa  delapan bungkus paket shabu yang sudah dikemas rapi beserta ban serep sebagai barang bukti.

Berita acara yang dikeluarkan Polda Jambi dengan LP nomor: LP/A-126/IX/2018/Polda Jambi/SPKT C tertanggal 14 September 2018.

Dalam kasus ini pelaku dikenakan pasal 112 ayat (1) undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dihukum paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit Rp.1.066.666.670 dan paling banyak Rp.10.666.666.700.

Pelaku Rohim adalah seorang supir dari keterangan  kronologi kejadian, bahwa informasi berasal dari masyarakat,ada pelaku membawa narkoba jenis shabu dari Medan menuju Jambi.

Laporan ini ditindaklanjuti oleh opsnal subdit 3 Ditresnarkoba, pada pukul 21: 00 wib dan tim opsnal melakukan penghadangan mobil pick up dengan satu orang pelaku didepan Polres Muaro Jambi.

Peredaran narkoba memang sangat meresahkan warga masyarakat luas. Dalam catatan Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa Jambi dan juga kota-kota besar lain di Indonesia beresiko rawan peredaran dan pengunaan narkoba.

(Red/ ZA/ TJT)

Komentar

Berita Terbaru