oleh

Polisi Buru Supir Van Serangan Barcelona

PENANEGERI, Desk Internasional – Sedikitnya empat orang telah ditangkap sehubungan dengan tiga insiden serangan di Spanyol dimana 14 orang terbunuh. Menlu AS Rex Tillerson mengatakan satu orang Amerika tewas dalam serangan di Barcelona, Spanyol.

Polisi Spanyol belum mengidentifikasi pengemudi sebuah van yang menabrak kerumunan orang di pusat turis di Barcelona, menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya, dan masih mencarinya, demikian papar komandan polisi regional, pada hari Jumat (18/8).

Polisi juga mencoba menjabarkan hubungan antara penyerang Barcelona dan lima kelompok penyerang, dipersenjatai dengan kapak, pisau dan memakai sabuk peledak palsu, yang ditembak mati oleh polisi beberapa jam kemudian di sebuah resor pantai di pesisir Mediterania.

Pengemudi van itu melarikan diri setelah melaju di sepanjang bagian Las Ramblas yang penuh pejalan kaki, jalan raya paling terkenal di Barcelona, meninggalkan para korban tewas dan terluka dalam serangkaian serangan terakhir di seluruh Eropa dimana para gerilyawan teror kota menggunakan kendaraan sebagai senjata.

Baca Juga  Teroris yang Serang Polda Sumut Pernah ke Suriah (Syria)

Serangan pertama terjadi pada hari Rabu ketika sebuah ledakan menewaskan satu orang dan menghancurkan sebuah rumah di kota Alcanar

Pada hari Kamis, sebuah van putih menabrak kerumunan di salah satu distrik turis tersibuk di Barcelona, menewaskan lebih dari belasan orang.

Serangan tersebut,telah diklaim oleh Negara Islam Irak dan Levant (ISIL, juga dikenal sebagai ISIS), terjadi di daerah Las Ramblas yang ramai, bentangan 1,2 km perkantoran dan restoran yang biasanya naik-turun dengan turis.

Dan awal Jumat (18/8), polisi Spanyol telah menembak mati lima tersangka pelaku dugaan “serangan teroris” di kota Cambrils, selatan Barcelona.

Kepala Polisi Josep Luis Trapero mengatakan pada sebuah konferensi pers bahwa pengemudi tersebut mungkin atau mungkin tidak termasuk di antara lima orang yang terbunuh di resor Cambrils, 120 km (75 mil) dari Barcelona, pada dini hari setelah mereka menabrakkan mobil mereka ke para pejalan kaki.

Polisi telah menahan empat orang sehubungan dengan serangan tersebut, tiga di antaranya adalah orang Maroko dan satu dari kantong melilla Spanyol dari Melilla, kata Trapero. Mereka berusia antara 21 dan 34 tahun, dan tidak ada yang memiliki riwayat kegiatan terkait terorisme.

Baca Juga  Teror Bendera ISIS di Pagar Mapolsek Kebayoran Lama

Polisi mencari seorang pria bernama Moussa Oukabir sehubungan dengan serangan tersebut, kata seorang sumber polisi, namun tidak jelas perannya yang diduga. Mousa berusia 17 atau 18 tahun dan berasal dari Maroko, dia adalah adik laki-laki dari salah satu pria yang ditangkap pada hari Kamis (17/8), menurut laporan media Spanyol.

Trapero mengatakan dua serangan di Catalonia telah direncanakan untuk beberapa waktu oleh orang-orang yang beroperasi di luar kota Alcanar, sebelah barat daya Barcelona. Alcanar adalah lokasi ledakan di sebuah rumah sesaat malam sebelumnya pada hari Rabu, yang diyakini terhubung dengan serangan tersebut.

Kelompok ISIS mengatakan bahwa pelaku serangan van telah menanggapi seruan ISIS untuk melakukan tindakan tersebut dengan melakukan penggerebekan Kamis di sepanjang jalan yang dipenuhi turis yang menikmati jalan-jalan sore di puncak musim panas.

Dari 126 orang yang cedera dalam dua serangan tersebut, 65 lainnya masih berada di rumah sakit dan 17 lainnya berada dalam kondisi kritis. Orang-orang yang tewas dan terluka berasal dari 34 negara, mulai dari Prancis dan Jerman hingga Pakistan dan Filipina. Media Spanyol mengatakan beberapa anak juga ikut tewas terbunuh. (*)

Komentar

Berita Terbaru