oleh

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Bripka Anumerta Faisal

-Aceh-115 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Polres Aceh Utara menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Bripka Anumerta Faisal di Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Selasa (18/9). Dalam rekonstruksi itu, polisi memperagakan 35 adegan.

Pantauan Penanegeri.com di lokasi, rekonstruksi digelar pada pukul 16.00 WIB. Saat rekonstruksi, Polisi turut menghadirkan tiga tersangka pembunuhan dan sejumlah barang bukti sesuai berita acara yang direncanakannya.

Rekonstruksi itu dihadiri langsung Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Aceh, Kompol Suwalto. Polisi membawa tersangka ke lokasi kejadian pembunuhan korban untuk memeragakan peristiwa yang sebenarnya dilakukan.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardir kepada sejumlah wartawan mengatakan, rekonstruksi tersebut digelar bertujuan untuk mengetahui bagaimana kejadian yang sebenarnya di lokasi.

“Yang kita hadirkan ke sini (lokasi rekonstruksi) tiga orang tersangka. Memang tiga tersangka yang kita tahan. Tiga yang kita tahan, dua telah meninggal dunia, dua lagi dalam status DPO (Daftar Pencarian Orang),” kata Ian Rizkian Milyardir.

Ian Rizkian menjelaskan, sesuai hasil penyelidikan sebelumnya, korban dibunuh dengan cara ditembak. Ia menyebut, korban terluka akibat terkena tiga peluru revolver.

Baca Juga  Rekontruksi Pembunuhan Mahasiswi di Aceh Tamiang, Tersangka Peragakan 11 Adegan

“Tersangka yang sudah masuk DPO terus kita cari sampai dalam waktu dekat tertangkap agar yang bersangkutan bisa menjalani hukuman,” jelasnya.

Kapolres mengimbau kepada dua DPO yang saat ini telah melarikan diri agar segera menyerahkan diri ke pihaknya. Ia mengatakan, jika DPO itu berniat baik untuk menyerahkan diri ke Polisi, maka nantinya akan diberikan ‘nilai plus’ saat menjalani persidangan.

“Ya, tentunya jika yang bersangkutan punya niat baik (untuk menyerahkan diri), ya nanti dari Kejaksaan dan Pengadilan akan memberikan ‘nilai plusnya’ saat menjalani persidangan,” pungkasnya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bripka Anumerta Faisal ditemukan meninggal dunia di kawasan Desa Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Saat itu, korban ke lokasi kejadian dengan tujuan untuk menyelidiki adanya informasi terkait peredaran narkoba. Namun naas, korban berhadapan dengan pelaku dan tidak dapat dielakkan hingga meregang nyawa.

Komentar

Berita Terbaru