oleh

Polisi Tangkap Oknum Perawat Pria yang Diduga Lecehkan Pasien Wanita

PENANEGERI, Surabaya – Pihak Kepolisan Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap pria berinisial ‘JN’ seorang oknum perawat yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien perempuan di Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

Penangkapan terhadap perawat lelaki berinisial JN alias Junaedi ini pada Jumat (26/1) pagi, setelah perawat ini dikabarkan sempat pergi pada Kamis kemarin.

JN alias Junaedi, yang diduga kuat sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap pasien wanita, bernama W ini akhirnya tertangkap, Jumat (26/1).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan mengatakan, pelaku diamankan saat berada di sebuah hotel di kawasan Surabaya barat. Polisi sebelumnya telah mencari pelaku di alamat kediamannya namun pelaku tidak ada.

“Kami kesulitan karena dari alamat rumah yang diberikan rumah sakit tidak ditemukan,” ucapnya.

Pelaku kemudian diketahui berada di sebuah hotel di Surabaya. “Setelah dilakukan penelusuran akhirnya tadi subuh pelaku ditangkap di sebuah hotel,” ujarnya.

Hingga Jumat siang (26/1), polisi melakukan serangkaian pemeriksaan kepada pelaku serta mengumpulkan saksi dan bukti.

Baca Juga  Polisi Tangkap Orang yang Mengancam akan Meledakkan Mapolda Riau

“Belum menentukan tersangka, kan, ada proses yang harus dilalui,” paparnya.

Pengejaran terhadap pelaku pelecehan pasien wanita ini dilakukan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pelaku perawat berinisial JN ini ditangkap polisi saat bersembunyi di sebuah hotel, Jumat pagi, dan langsung dibawa ke Mapolresta Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Seperti yang telah ramai diberitakan karena menjadi viral di media sosial, peristiwa marahnya seorang pasien wanita karena menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang perawat di rumah sakit ini beredar di media sosial sejak Rabu (24/1).

Dalam video berdurasi 52 detik itu, seorang wanita pasien rumah sakit itu dengan marah dan menangis menuding seorang oknum perawat pria karena dilecehkan saat sedang dirawat dan dalam kondisi yang tidak berdaya.

Hingga Jumat siang (26/1), polisi masih terus melakukan serangkaian pemeriksaan kepada pelaku serta mengumpulkan saksi dan bukti.

JN sendiri telah dipecat oleh Rumah Sakit tempatnya bekerja setelah peristiwa dugaan pelecehan ini mengemuka dan viral di media sosial. (*)

Komentar

Berita Terbaru