oleh

Polres Bandara Soekarno – Hatta Berhasil Tangkap Pelaku Perdagangan Orang

PENANEGERI, Jakarta- Pelaku perdagangan perempuan dan anak-anak berhasil ditangkap oleh aparat Polresta Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang.

Pelaku bakal menjadikan 4 perempuan di bawah umur sebagai terapis tempat pijat di Denpasar, Bali.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku tengah membawa 4 orang anak untuk dipekerjakan sebagai terapis. Mereka berinisial AF (18), SN (21), AL (18), dan SM (17).

“Penyidik mendapatkan informasi mengenai adanya pelaku yang merekrut anak di bawah umur untuk dipekerjakan sebagai tenaga terapis di sebuah spa di Pulau Bali dengan menjanjikan sejumlah uang,” kata Kombes Argo, Rabu (19/9).

Selain pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu unit HP Merk Asus warna silver, 4 lembar surat palsu berupa surat bukti perekaman KTP Elektronik atas nama para korban, dan lima lembar boarding pass.

“Dugaan Pasal itu 76D Jo Pasal 81 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat 1 dan atau Pasal 76F Jo Pasal 83 dan atau Pasal 76I Jo Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP,” jelas Kombes Argo.

Sementara itu, Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, Kombes Vicktor Togi Tambunan mengatakan bahwa kepolisian telah berhasil menyelamatkan korban perdagangan orang tersebut.

“Kami juga menyelamatkan 4 orang wanita yang akan dijadikan terapis pijat oleh pelaku. Ada 3 orang di antaranya adalah anak di bawah umur,” ujar Kombes Vicktor Togi Tambunan, Jumat (21/9/2018).

Polres Bandara Soekarno-Hatta bersama KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) berhasil menggagalkan rencana perdagangan orang, termasuk anak di bawah umur, yang akan diterbangkan dari Jakarta ke Denpasar, Bali, dengan penerbangan Lion Air JT42 pukul 17.45 WIB pada Rabu (12/9/2018) lalu.

Penungkapan ini bermula dari laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bahwa akan ada wanita di bawah umur diberangkatkan ke Bali.

Dalam penerbangan tersebut  berhasil ditangkap pelaku IR (21) dan empat perempuan yang dijanjikan akan digaji besar untuk menjadi terapis di sebuah panti pijat.

Mereka adalah AF (17), AL (16), SM (16) dan SN (21).

Keempat perempuan tersebut direkrut sebagai terapis di sebuah tempat di Bali. (**)

Komentar

Berita Terbaru