oleh

Prabowo Subianto : Bung, Waktu Muda Saya Perang Terus, Mana Mungkin Pesimis

PENANEGERI, Cirebon – Prabowo Subianto menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah berpandangan pesimis. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan tegas membantah tudingan pesimistis terkait pidato prediksi Indonesia bubar di tahun 2030. Karenanya, Prabowo menegaskan tidak pernah merasa pesimistis dalam mengawal kemajuan bangsa ini.

“Kalau Prabowo mengingatkan ada yang bilang Prabowo pesimis? Bung, saya waktu masih muda itu perang terus, mana mungkin orang pesimis mau perang terus,” kata Prabowo disambut tepuk tangan dan  semangat para pendukungnya di Ballroom Hotel Apita, Kabupaten Cirebon, Rabu (28/3).

Prabowo juga menegaskan soal ‘bubarnya Indonesia tahun 2030’ itu bukanlah prediksinya.  Prediksi itu, adalah merupakan pandangan-pandangan dari orang asing.

“Saya mengatakan orang-orang luar negeri mengatakan seperti itu (Indonesia bubar). Kita harus waspada. Malah dibilang Prabowo pesimistis. Pernyataan itu sudah lama, tahun lalu waktu saya bicara di UI dengan tokoh-tokoh,” ucapnya.

Prabowo kemudian menjelaskan tentang konsistensi Partai Gerindra dalam menjaga keutuhan NKRI.

Pada 2017, lanjut dia, Gerindra merupakan satu-satunya partai yang menolak mendapatkan kucuran anggaran dari APBN.

Baca Juga  Gerindra Resmi Calonkan Prabowo Subianto sebagai Capres 2019

“Kenapa kita tolak? Karena kita menuntut anggaran pertahanan dinaikkan. Saya di luar pemerintahan, tapi saya melihat bahaya. Saya ketemu Panglima TNI, saya minta naikkan anggaran pertahanan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, dia berpesan kepada calon bupati dari Gerindra agar bersikap jujur jika memenangkan pilkada. Menurut dia, rakyat membutuhkan pemimpin yang tulus, ikhlas, dan mengabdi terhadap kepentingan rakyat. (*)

Komentar

Berita Terbaru