oleh

Produk asal Palestina Dikenakan tarif bea masuk 0 persen, Jangan Sampai Produk Israel Ikutan

PENANEGERI, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia yang membuka pintu seluas-luasnya produk asal Palestina tanpa dikenakan tarif bea masuk atau 0 persen.

Sedangkan Taufik juga mengingatkan, agar pemerintah harus mengawal dan memastikan hanya produk asal Palestina saja yang mendapat tarif bea masuk 0 persen.

Sebaliknya, harus diawasi agar tidak ada produk-produk Israel yang ikut serta dalam kebijakan pembebasan bea masuk bagi produk Palestina itu.

“Kebijakan ini diharapkan memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian Palestina. Namun di sisi lain, pemerintah harus mengawal dan memastikan, produk tersebut asli dari Palestina.

Jangan sampai produk Israel ikut masuk Indonesia, karena selama ini produk dari Palestina yang keluar, harus melewati Israel,” tegas Taufik, Selasa (14/8/2018).

Taufik mendorong selain kurma dan minyak zaitun murni dari Palestina mendapat perjanjian zero tarif khusus, produk-produk lain yang berpotensi masuk ke Indonesia dapat ditingkatkan.

“Kami mendorong ini bukan hanya sebagai dukungan politik, namun juga bentuk dukungan nyata Indonesia terhadap Palestina,” tambah Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu. “Juga mengekspor produk Indonesia yang benar-benar dibutuhkan Palestina.”

Sebagai informasi, Indonesia secara resmi menjalin kerja sama di bidang perdagangan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) ke-11 di Buenos Aires, Argentina, pada 12 Desember 2017 lalu.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Duta Besar Palestina di Jakarta Zuhair Al-Shun menandatangani pengaturan pelaksanaan atau implementing arrangement (IA) pada memorandum of understanding (MoU) tentang pemberian preferensi penghapusan tarif bea masuk 0 persen terhadap dua produk Palestina, pekan lalu. Dua produk yang sudah masuk dalam kesepakatan adalah kurma dan minyak zaitun murni. (*)

Komentar

Berita Terbaru