oleh

Puluhan Organisasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah Gelar Aksi Suara Gayo Untuk Palestina

PENANEGERI, Aceh Tengah – Sejumlah ormas, OKP dan oganisasi mahasiswa Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah menggelar aksi Suara Gayo untuk Palestina di bundaran Simpang Lima Takengon, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, Jumat (28/7).

Pantauan Penanegeri.com, ratusan massa aksi Suara Gayo tersebut dikomandoi oleh Ketua HMI Aceh Tengah, Feriyanto menggunakan pengeras suara sound system dan membawa sejumlah baliho dan spanduk serta menggunakan Ikat kepala dan atribut organisasi masing-masing.

Ketua HmI Aceh Tengah, Feriyanto dalam orasinya menyampaikan, saudara-saudaraku sekalian, aksi yang kita lakukan hari ini dikatakan sejumlah orang-orang tidak ada guna dan manfaatnya, tapi perlu diketahui bahwa apa yang kita lakukan bukan karena orang-orang namun karena Allah SWT.

“Pemerintah seharusnya peka, dan peduli dengan apa yang terjadi terhadap rakyat Palestina hari ini. Tentara Yahudi Israel telah membunuh orang-orang yang tidak bersalah, sudah banyak anak-anak yang mati ditangan Zionis Israel, banyak anak yang menjadi yatim-piatu, banyak wanita menjadi janda dan begitu pula sebaliknya,” tegasnya sembari meneriakkan takbir Allahu Akbar…Allahu Akbar.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh Tengah, Rahmat, hari ini kita ingin menyuarakan suara kebenaran. Saudara-saudaraku, apa penyebab kita membela Al-Aqsa, yaitu karena Al-Aqsa merupakan kiblat umat muslim pertama didunia, kemudian Al-Aqsa merupakan saksi bisu perintah sholat lima waktu hingga berdirinya masjid-masjid di seluruh dunia.

Baca Juga  Aceh Tengah Digegerkan Penemuan Bom

“Palestina adalah tanah yang diberkahi oleh Allah SWT, kita bisa melihat bahwa saudara kita di palestina hanya bermodalkan senjata tangan dan batu namun memiliki semangat baja untuk melawan Tank, Panser, Senjata para tentara Yahudi Israel,” ujarnya.

Dikatakan, amanah konstitusi Negara Republik Indonesia yaitu UUD 1945 berbunyi, bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Tindakan yang dilakukan oleh Yahudi Israel adalah tindakan pengecut, yakni dengan cara membunuh perempuan dan anak-anak,” tegas Rahmat.

Orasi selanjutnya disampaikan oleh Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Tengah, Mukhlisin, bahwa hari ini kita turun ke jalan untuk membela rakyat Palestina, untuk membebaskan Al-Aqsa. Umat muslim diseluruh dunia merasa terpanggil untuk membela saudara muslim yang ada di Palestina.

“Tentara Yahudi Israel baru-baru ini memboikot Masjid Al-Aqsa, dengan cara tidak memperbolehkan umat muslim melaksanakan ibadah sholat ibadah Jumat, hal tersebut merupakan tindakan pendzaliman,” tuturnya.

Baca Juga  Viral Video Siswi SMU Marah ke Polisi saat Operasi Zebra

Menurutnya, apabila seluruh umat muslim bersatu di dunia ini, maka bisa saja Israel hilang dari peta dunia. Apa yang telah dilakukan oleh Israel sangat menyayat hati umat muslim lainnya, mereka melakukan tindakan terkutuk, membunuh dan menembak anak-anak kecil yang tidak bersalah,” lanjut Mukhlisin.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah, Satria Dharmawan turut berorasi dan menyampaikan, Yahudi Israel telah membunuh saudara-saudara kita di Palestina, kami sangat mengecam tindakan yang dilakukan Zionis yang berlawanan dengan hati nurani manusia.

“Kita sebagai umat muslim, menuntut Kemerdekaan Palestina. Sebelum palestina memperoleh kemerdekaannya, maka kami akan tetap membela rakyat palestina,” tegasnya.

Sementara, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tengah, Ahla Zikri juga turut beroperasi dan menyampaikan, menolak apa yang telah dilakukan oleh tentara israel terhadap rakyat Palestina. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), menutup mata dengan apa yang terjadi di Palestina, oleh karena itu, kami menghimbau agar seluruh negara Islam keluar dari PBB, dan mendesak KBRI yang ada di Yaman agar dibuka di palestina.

Baca Juga  Tersangka Narkoba ZM Karyawan Lepas Pos Restribusi

“Masyarakat Kabupaten Aceh Tengah, dihimbau untuk memboikot produk-produk yang berasal maupun berhubungan dengan yahudi Israel,” serunya.

Setelah menyampaikan aspirasi dan berorasi, ratusan massa aksi melakukan Longmarch yang dikawal petugas kepolisian setempat dengan rute, Bundaran Simpang Lima, Jalan Sengeda, Jalan Terminal Wariji, Jalan Leube Kader dan finish di Masjid Raya Ruhama Takengon yang diakhiri dengan do’a.

Informasi dihimpun Penanegeri.com, sejumlah organisasi yang ikut dalam aksi Suara Gayo yakni, KAMMI, HMI, GMNI, LDK SIMAHTUAH STAIN GPA, DEMA STAIN GPA, SEMA STAIN GPA, PII Takengon, ISPG, BEM STIKES YPNAD, KNRP Aceh Tengah dan Bener Meriah, LSK2P, ISNU Gayo, PMII, KNPI Bener Meriah, GMNI BENER MERIAH, Gayo Bersatu, Remaja Masjid Agung Ruhama’ Takengon, Anak Mas Training Centre, KNPI Aceh Tengah, SAGI ONOM LOT KALA, GASAC, PEMA UGP, BEM STIKIP Muhammadiyah dan HIMBI serta FLP Aceh Tengah.

Komentar

Berita Terbaru