oleh

Puskesmas Langsa Baro Ikut Seleksi Asman Toga Ditingkat Provinsi

-Aceh-33 views

PENANEGERI, Langsa – Setelah dilakukan penilaian Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) ditingkat kota, akhirnya UPTS Puskesmas Langsa Baro ditetapkan sebagai pemenang dan akan mengikuti seleksi Asman Toga ke tingkat provinsi.

“Kita melaksanakan penilaian terhadap sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Langsa, bulan mei sudah kami nilai seluruh kecamatan tentang Asman Toga dengan seleksi yang ketat,” sebut Kepala Dinkes Kota Langsa dr. Herman, saat menerima kunjungan tim penilaian Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga) tingkat Provinsi Aceh, Rabu (27/6), di UPTD Puskesmas Langsa Baro.

“Asman Toga merupakan program Indonesia sehat yang dicanangkan secara nasional oleh Kementerian Kesehatan,” ungkapnya.

Ketua tim penilai Asman Toga, Afril Heri mengatakan, tahun 2018 ini selain Kota Langsa terdapat sejumlah kabupaten lainnya yang masuk dalam nominasi penilaian.

“Tahun ini, ada tiga kabupaten/kota yang masuk nominasi penilaian, Kota Langsa, Kabupaten Bireun dan Aceh Tengah,” ucapnya.

Diakuinya, pada tahun sebelumya Provinsi Aceh tidak mendapatkan juara ditingkat nasional, karena kurangnya kelengkapan dokumen penunjang. Namun, tahun ini agak berbeda, agak lebih ketat terkait dokumen yang harus disiapkan, diantaranya beberapa SK yang dikeluarkan oleh pejabat sebagai penunjang.

Baca Juga  Akomodir Kebutuhan Masyarakat, Pascasarjana IAIN Langsa Perpanjang Masa Pendaftaran

“Kita kalah ditingkat nasional pada tahun yang sudah, dikarenakan lemahnya dokumen, alhamdulillah tahun ini secara dokumen kita lebih siap,” jelasnya.

Dirinya juga merasa bangga dengan komitmen dan kebersamaaan yang dibangun oleh Pemerintah Kota Langsa terkait pelaksanaan penilaian Asman Toga ini.

“Saya bangga dengan Kota Langsa, kelihatan komitmen semua pihak, Puskesmas, Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah, karena komitmen bersama ini memiliki penilaian tersendri,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM, mengucapkan selamat datang kepada tim penilaian, semoga kedatangan tim dari provisi dapat memberikan semangat terhadap pemanfaatan tanaman obat keluarga.

“Selamat datang kepada tim yang telah hadir di Kota Langsa dalam rangka memberikan penialaian, yang penting bagaimana bisa memberikan semangat untuk mendongkrak partisipasi masyarakat sehingga sadar akan manfaat dari tanaman Toga tersebut,” tuturnya.

Marzuki mengatakan, saat ini masyarakat kurang peduli terhadap tanaman yang bisa dijadikan obat, banyak yang lebih memilih obat- obatan yang mengandung zat kimia.

Selain itu, Wakil Walikota Langsa berharap kepada Dinas Kesehatan Provinsi Aceh untuk dapat segera mendorong percepatan pembangunan rumah sakit regional Kota Langsa, mengingat begitu cepat waktu berjalan, jika tidak segera dikerjakan dikhawatirkan anggaran yang tersedia menjadi silpa.

Baca Juga  Pemko Langsa Dukung Zona Bebas Korupsi di KPPP

“Kita berharap melalui ketua tim penilai, menyampaikan salam kami kepada Bapak Kepala Dinas, supaya pembangunan rumah sakit regional diatas lahan 16 hektar disegerakan, sehingga menjadi kenyataan untuk pembangunan awal dengan sejumlah dana yang telah dialokasikan tersebut, jangan menjadi silva nanti,” tutupnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua PKK Kota Langsa Hj. Nurhanifah Marzuki, AMd, Kepala  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Langsa dr. Herman, beberapa perwakilan kepala SKPD, Camat, pegawai UPDT Puskesmas, Geuchik dan tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.

Komentar

Berita Terbaru