oleh

Putuskan Peredaran Narkoba Diperlukan Penanganan Serius

-Aceh-33 views

PENANEGERI, Langsa – Memutuskan mata rantai penyelundupan dan peredaran gelap narkoba butuh penanganan khusus dan serius. Pasalnya, sederet kasus itu baik melalui daratan dan di perairan Indonesia akhir-akhir tahun ini sangat mengejutkan.

“Perang besar terhadap narkoba menuntut seluruh kompenen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif untuk melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara,” sebut Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM, saat membacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018, Kamis (12/7) di halaman Kantor BPKD setempat.

Kejahatan narkotika, lanjutnya, merupakan kejahatan yang luar biasa, yang harus diatasi secara serius, apabila tidak ditanggulangi dapat digunakan sebagai salah satu senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Dijelaskannya, untuk mencegah kejahatan narkoba, selain pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan, upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat harus dioptimalkan untuk turut serta aktif dalam menanggulangi permasalahan narkoba.

Baca Juga  Pekerja Warkop Pelangi Aceh Tamiang Meregang Nyawa di Kamar Mandi

Ia juga menambahkan, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menginisasi program Alternative Development 2016-2025 di tiga Kabupaten, yaitu Aceh Besar, Bireun dan Gayo Lues yang merupakan langkah maju pembangunan berkelanjutan.

Dirinya mengharapkan program ini dapat didukung oleh semua pihak, sebagai bentuk komitmen kita membangun Indonesia dari pinggiran dan wilayah yang paling rentan peredaran narkoba.

Komentar

Berita Terbaru