oleh

Review Liverpool VS Real Madrid pada Final Liga Champions 2017-2018

PENANEGERI, Sepakbola – Kedua tim ini akan kembali tampil di Liga Champions musim depan karena menyelesaikan empat besar di liga masing-masing. Liverpool harus menunggu sampai hari terakhir musim untuk memastikan tempat ini dalam kemenangan atas Brighton.

Sedangkan Real Madrid meraih tempat ini dari jauh hari, meskipun mengalami penurunan dengan menyelesaikan musim dibelakang Barcelona dan Atletico Madrid.

Ini adalah pertemuan dua tim paling sukses dalam sejarah sepakbola Eropa. Real Madrid memenangkan trofi 12 kali, sementara Liverpool memiliki 5 trofi, yang terakhir datang pada edisi 2004/2005.

Rekor Liverpool melawan tim asal Spanyol dalam kompetisi Eropa sangat beragam, dalam 39 pertandingan, ada 15 kemenangan, 24 kekalahan dan sisanya imbang. Di sisi lain Real Madrid memiliki rekor 11 kemenangan, 7 imbang dan 7 kekalahan melawan tim dari Inggris.

Real Madrid

Real Madrid memenangkan kompetisi ini musim lalu, namun mereka tidak menjalani fase terbaik dalam grup. Mereka menang dua kali atas APOEL begitu juga melawan Borussia Dortmund, tetapi mereka kesulitan melawan Tottenham.

Di kandang, mereka bermain imbang 1-1 dengan Spurs dan kalah 3-1 di Wembley sehingga menjadi runner-up grup. Setelah itu, mereka menghadapi PSG di babak 16 besar dan menang dua leg langsung.

Kemudian di fase 8 besar, mereka menang 3-0 atas Juventus di Turin, tetapi Bianconeri nyaris membalikkan kedudukan ketika menang 1-3 di Madrid.

Ketika di semifinal, Real membalikkan defisit satu gol di leg pertama melawan Bayern dalam kemenangan 1-2, namun di kandang mereka ditahan 2-2 oleh Bavarians dan memastikan satu tempat di final.

Starting line-up (4-3-3): Navas, Carvajal, Ramos, Varane, Marcelo, Casemiro, Kroos, Modric, Bale, Ronaldo, Benzema.

Liverpool

Liverpool mengalahkan Hoffenheim di babak play-off untuk mencapai fase grup setelah mereka menempati posisi keempat klasemen Premier League musim lalu.

Dari sana, mereka diundi bersama Sevilla, Spartak Moscow dan Maribor, dan meraih 3 kemenangan dan 3 hasil imbang sehingga menjadi pemuncak grup.

Di babak 16 besar, mereka benar-benar menunjukkan potensi dengan kemenangan 5-0 atas FC Porto. Dan kemudian di perempatfinal, mereka mengalahkan Manchester City dua leg langsung dan di semifinal, mereka menang atas Roma dan mencapai final.

Starting line-up (4-3-3): Karius, Alexander-Arnold, Lovren, van Dijk, Robertson, Wijnaldum, Henderson, Milner,Salah, Mane, Firmino.

Komentar

Berita Terbaru