oleh

Robben Belum Pastikan Kontrak Baru di Bayern Munchen

PENANEGERI, Sepakbola – Arjen Robben mengatakan bahwa belum ada pembicaraan mengenai kontrak baru bersama Bayern Munich, namun “masih tenang” mengenai masa depannya.

Kesepakatan pemain sayap berpengalaman asal Belanda itu berakhir pada 2018 mendatang, saat dia berusia 34 tahun, dan ada spekulasi bahwa dia akan pensiun dari pada menambah durasi kontraknya.

Mantan pemain Chelsea dan Real Madrid tersebut masih harus didekati oleh pejabat Bayern jika ingin ada pembahasan kontrak, namun dia menegaskan bahwa hal tersebut tidak ada dalam pikirannya sekarang ini.

“Saya sangat tenang dengan apa yang ada musim ini. Saya belum pernah didekati oleh siapa pun dan saya tidak terburu-buru untuk membahas apapun, saya merasa baik dan hanya fokus pada sepakbola yang dijalani,” kata Robben dilansir Sky Sport, Jumat (20/10) di Jerman.

Robben membuat penampilan ke-100 di Liga Champions dalam kemenangan 3-0 atas Celtic di Allianz Arena, di mana ia memberikan assist pada Mats Hummels untuk gol ketiga timnya.

Mantan pemain internasional Belanda, yang pensiun dari sepakbola internasional setelah timnya gagal lolos ke Piala Dunia 2018, sangat senang dengan catatan bersejarah tersebut namun lebih tertarik untuk memenangkan trofi itu sendiri.

“Ini (rekor penampilan) adalah sesuatu yang istimewa. Jika bukan karena beberapa cedera, saya bisa melakukan lebih banyak lagi. Saya bisa sedikit bangga dengan hal ini, tapi ini bukan tentang catatan, saya lebih suka memiliki trofi ini. Sama seperti tujuan tim di awal musim, Liga Champions adalah target yang tidak bisa dihindari,” tambahnya.

Kemudian juga Robben ditanya tentang peluang bermainnya musim ini, serta peluang timnya untuk memenangkan trofi Eropa sejak empat tahun lalu.

“Saya mengalami cedera cukup lama, tepatnya musim lalu, dan kembali di pra-musim dan kembali bermasalah,” tambah mantan pemain timnas Belanda itu. Tapi saya mendapat kesempatan dan tidak melewatkan itu. Usia bukan hambatan, saya merasa selalu siap dan ingin bermain dan pelatih tahu itu,” lanjut Robben.

“Liga Champions? itu adalah impian, kami memenangkannya beberapa tahun lalu. Tapi musim ini, dengan pelatih sebelumnya seharusnya kami memiliki trofi itu, kadang ketidakberuntungan jadi penghambatnya,” sambungnya.

“Tapi kedatangan Jupp (Heynckes) menambah rasa optimis. Saya ingin memberikan trofi terakhir untuknya,” pungkas Robben.

Komentar

Berita Terbaru