oleh

Roger Federer : Saya Harus Menyapu Semua Turnamen Jika Ingin Jadi Nomor Satu

PENANEGERI, Tenis – Dengan Rafael Nadal berhasil memenangkan AS Terbuka dan kemudian turnamen di Beijing pekan lalu, Roger Federer mengerti bahwa peluang untuk menggusur posisi nomor satu dunia yang dimiliki petenis asal Spanyol tersebut hampir mustahil.

Federer adalah salah satu petenis kelas dunia dengan segudang pengalaman, serta beberapa kali menjadi nomor satu dunia berkat kesuksesan di masa lalu.

Namun dia mengalami beberapa masalah cedera dan menghambatnya untuk tampil di beberapa turnamen penting, dengan disaat yang sama, Rafael Nadal berhasil mendominasi turnamen yang terus menaikkan peringkatnya.

Melihat peluangnya menggeser seorang Nadal yang masih konsisten, petenis asal Swiss tersebut merasa pesimis terutama dengan beberapa turnamen yang tersedia.

“Saya tidak bisa bermain lebih banyak daripada yang sudah saya mainkan. Saya hanya bisa mengendalikan hasil imbang saya. Saya tidak bisa mengendalikan seberapa baik dia (Rafael Nadal) bermain. Karena dia bermain dengan sangat baik, itu akan membuat segalanya menjadi lebih sulit,” ujar Federer mengatakan tentang upayanya tahun ini, dilansir Sky Sport, Rabu (11/10).

Baca Juga  Roger Federer : Rafael Nadal Rival Abadi Saya

“Tapi saya tahu bahwa jika saya ingin menyelesaikan peringkat satu dunia, saya harus menang di sini dan World Tour Finals, Paris dan Basel, apa pun itu. Ini menjadi lebih tidak mungkin untuk menjadi benar-benar baik, karena saya tidak pernah memasuki musim ini dengan tujuan menjadi petenis nomor satu dunia. Sangat disayangkan bagi saya bahwa saya melukai diri sendiri di Montreal, karena itulah perlombaan yang besar dan mungkin saja bisa mengulangnya di Cincinnati, bahkan jika saya akan kalah, ke AS Terbuka bisa terasa lebih baik,” tambahnya.

“Sayangnya, hal itu tidak pernah terjadi. Jadi saya agak dekat tapi tidak ada yang terjadi karena saya cedera. Semuanya baik, banyak yang tahu itiu. Saya hanya akan merencanakan sesuatu dalam pertandingan dengan baik, hanya mencoba menyelesaikan pertandingan sebaik mungkin sampai musim ini dan melihat apa yang terjadi, tapi jelas saya sadar apapun yang terbaik tidak bisa menjadikan saya nomor satu dunia,” lanjut Federer.

“Tapi untuk tahun depan, semoga saya bisa menjadi lebih siap. Saya masih sanggup berada di lapangan tenis dan bersaing dengan yang lebih muda,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru