oleh

Roger Federer : Saya Tak Pantas Menang

PENANEGERI, Tenis – Roger Federer, yang pernah gagal dalam pertandingan AS Open melawan Rafael Nadal, mengatakan bahwa dia tak pantas mengalahkan Juan Martin del Potro dalam “ulangan pertandingan” final 2009.

Unggulan ketiga asal Swiss dan juara Grand Slam 19 kali itu dikalahkan oleh unggulan ke-28 asal Argentina Del Potro dengan angka 7-5, 3-6, 7-6 pada hari Rabu di Stadion Arthur Ashe. Petenis Amerika Selatan itu akan menghadapi petenis Spanyol Nadal untuk berebut tempat di partai puncak.

“Saya merasa tak pantas dan tidak memiliki tempat di semifinal dan dia akan memiliki kesempatan lebih baik untuk mengalahkan Rafa. Cara saya bermain sekarang ini, tidak cukup baik untuk memenangkan turnamen ini. Lebih baik saya keluar dan ada orang lain yang bisa melakukannya lebih baik dari saya,” kata Federer seperti dilansir ESPN, Kamis (7/9).

Di turnamen yang sama di mana Del Potro mengakhiri dominasi Federer selama lima tahun dan kemenangan beruntun dalam 40 pertandingan, juara Australia Open dan Wimbledon itu mengatakan, “Juan Martin bertempur seperti singa.”

Baca Juga  Roger Federer Ingin Dikenang Sebagai Petenis Terbaik ?

Dan pertandingan di New York yang mungkin terjadi antara Federer dan Nadal, petenis Swiss itu justru mengalami kekalahan cukup memalukan.

“Saya bahkan tidak memikirkannya, karena saya kehilangan pertandingan itu, dan juga apa yang diharapkan tidak akan terjadi. Saya hanya berusaha memahami apa yang terjadi dan hanya berusaha mengatasi hal ini dalam beberapa jam ke depan, hari, minggu atau apa pun itu. Saya akan baik-baik saja,” tambahnya.

“Tentu saja itu sangat disayangkan, tapi Juan Martin pantas mendapatkannya,” lanjut Federer.

Federer juga mengatakan dalam beberapa hal ia tidak kecewa karena ia tahu permainannya lebih lemah dari yang terlihat.

“Jika saya bertemu dengan orang lebih baik, saya akan kalah. Saya tidak ingin mengatakan bahwa saya dalam pola pikir negatif, tapi saya tahu bahwa saya tidak berada di tempat yang aman,” terangnya.

“Mungkin saya terlalu banyak bergantung pada lawan dan saya tidak suka perasaan itu. Saya memilikinya sepanjang turnamen, dan saya merasa seperti itu setiap pertandingan tunggal yang saya hadapi,” tandas Federer.

Komentar

Berita Terbaru