oleh

Rusia Peringatkan AS atas Serangan Misil ke Suriah

PENANEGERI, Desk International– Rusia memperingatkan bahwa serangan misil Amerika Serikat ke pangkalan udara Suriah bisa memiliki konsekuensi “sangat serius”. Aksi ini dikahawatirkan membuka keretakan baru antara Moskow dan Washington.

“Kami sangat mengutuk tindakan tidak sah oleh AS Konsekuensi dari ini untuk stabilitas regional dan internasional bisa menjadi sangat serius,” kata deputy utusan Rusia untuk PBB, Vladimir Safronkov, dalam pertemuan Dewan Keamanan U.N. pada hari Jumat (7/6) seperti dikutip Reuters.

Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menuduh bahwa serangan AS merupakan satu langkah dari kemungkinan bentrok dengan militer Rusia.

Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa serangan udara AS pada pangkalan udara Al-Shayrat sebagai “tindakan agresi terhadap negara Suriah yang berdaulat” sekaligus “pukulan serius bagi hubungan Rusia-AS,” demikian menurut pernyataan pihak Kremlin, Rusia.

Kapal perang USS Porter dan USS Ross di Laut Mediterania telah meluncurkan puluhan rudal Tomahawk yang menghantam  pangkalan udara Al- Shayrat, Suriah,  hari Kamis (6/4).

Tiga puluh enam misil Tomahawk ditembakkan dari USS Ross dan  23 misil lainnya diluncurkan dari USS Porter, semuanya menghantam pangkalan udara Al-Shayrat yang dikuasai Rezim Bashar Al Assad.

Baca Juga  AS Sebut Kelompok Hizbul Mujahideen Sebagai Kelompok Teroris

Serangan Misil ini adalah keputusan kebijakan luar negeri terbesar Presiden Trump sejak menjabat pada bulan Januari, dan jenis intervensi langsung dalam perang sipil berusia enam tahun di Suriah, yang oleh pendahulunya Barack Obama dihindari.

Serangan AS ke pangkalan Udara Suriah ini adalah sebagai reaksi terhadap apa yang Washington mengatakan adalah serangan gas beracun oleh rezim Bashar al-Assad yang telah menewaskan sedikitnya 70 orang di wilayah yang dikuasai pemberontak.

Meski rezim Bashar Al Assad di Suriah membantah melakukan serangan kimia itu.

Sedangkan kepada pers di Amerika, Presiden Donald Trump menjelaskan, serangan misil ke pangkalan udara Suriah ini merupakan tindakan penting yang diambil AS untuk menjamin keamanan nasional dari ancaman serangan senjata kimia di masa-masa mendatang.

“Tindakan ini merupakan langkah vital bagi keamanan nasional AS untuk mencegah  atas penggunaan senjata kimia mematikan,” ucap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menanggapi perkembangan mengejutkan ini pada konflik di Suriah, banyak orang, terutama di negara-negara lain yang mengkhawatirkan bahwa serangan AS ini, akan memicu  konflik Internasional yang lebih luas. (*)

Komentar

Berita Terbaru