oleh

Saat Ujian, CPNS Bireuen Dilarang Bawa Handpone Dalam Ruangan

PENANEGERI, Bireuen – Bagi peserta Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Kabupaten Bireuen yang mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), menggunakan CAT (Computer Asissted Tes) dilarang membawa Handpone serta benda lainnya.

Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan CAT (Computer Asissted Tes) akan berlangsung di Aula Sekolah Sukma Bangsa, Jeumpa, Bireuen, Jumat (26/10).

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bireuen melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi, Fazakkir S.Sos kepada Penanegeri.com, Kamis (25/10).

“Selama tes dan ujian tersebut akan dipantau langsung Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pusat, dan ini bisa mempengaruhi ujian peserta yang bersangkutan,” katanya.

Dalam satu hari, tambah Fazakkir, akan dilaksakan 5 sesi dengan 80 orang peserta sesuai dengan nomor yang telah ditentukan, sementara untuk besok, Jumat (26/10) hanya bisa dilaksanakan 3 sesi.

Fazakkir menyebutkan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PERMENPAN) Nomor 37 Tahun 2018 tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar pengadaan CPNS 2018.

Baca Juga  Pelaksana Ujian CPNS Bireuen Hari Kedua Normal

“Untuk tes karateristik pribadi bobot nilainya 143, lalu tes intelegensi umum dengan bobot 80 serta tes wawasan kebangsaan bobot nilainya 75 dengan total nilai keseluruhanya 298,” sebutnya.

Sementara tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilaksanakan 26 Oktober sampai 17 November 2018. Setelah selesai mengikuti tes, pesertanya dapat bisa melihat langsung nilai yang diperoleh.

“Pengumuman akhir akan diumumkan, 3 Desember 2018. Sedangkan yang memenuhi kriteria nilai akan dinyatakan lulus memenuhi passing Grade,” kata Fazakkir.

Sementara untuk CPNS Bireuen sebanyak 4.228 akan bersaing untuk dapat lulus sebagai PNS dengan koata 336 orang yang telah ditetapkan, baik untuk tenaga guru, tenaga kesehatan serta tenaga adminitrasi.

“Kita sangat mengharapkan peserta tidak dipengaruhi dengan calo, mengiming-iming dan menjanjikan kelulusan. Sebab tes CAT ini tidak ada yang dapat membantu hasilnya, kecuali dengan kemampuan nilai peserta itu sendiri saat tes dengan sistim tersebut,” terangnya.

Komentar

Berita Terbaru