oleh

Sabu Diselundupkan dalam Pensil Warna

PENANEGERI, Jakarta – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar kasus penyelundupan sabu ke dalam pensil warna.

Sabu itu diselundupkan dari Uganda dengan modus dimasukkan dalam paket pensil berwarna.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan bahwa paket sabu dari negara di bagian Afrika Timur tersebut dikirim ke Kantor Pos Jakarta Timur Jalan Pemuda, Jakarta Timur.

\”Sabtu kemarin 15 September, kami mendapat informasi bahwa akan adanya pengiriman paket yang berisi narkotika jenis sabu dari negara Uganda ke Indonesia,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/9/2018).

Sabu seberat 101 gram itu dikemas mirip pensil warna lalu dipaketkan. “Dalam paket itu ada empat tempat pinsil warna yang di dalamnya berisi sabu,” tuturnya.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, pengungkapan dilakukan di sebuah kantor pos di Jakarta Timur pada Selasa 18 September 2018. Dalam operasi itu, polisi mengamankan satu tersangka atas nama Pratik Prasetya alias Gendut (29).

“Setelah kami menangkap dan mengeledah Gendut, kita kembangkan lagi, kita berhasil menangkap Cahya (Sapudin) di Cakung,” tuturnya.

Dari penangkapan Gendut dan Cahya. Polisi kembali mengembangkan kembali, ternyata keduanya dikendalikan oleh warga Nigeria yang sering disebut-sebut dengan sapaan Cemong.

Total sabu yang diselundupkan tersebut seberat sekitar 101 gram. Polisi juga menyita barang bukti lainnya terkait kejahatan tersebut, antara lain satu bungkus kertas warna kuning dengan perangko Uganda, empat tempat pensil warna, dan 2 buah ponsel.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup. (**)

Komentar

Berita Terbaru