oleh

Satgas Pamtas Yonif 320/BP Berhasil Sita 10 Pucuk Senjata Api Rakitan

PENANEGERI, Kalimantan Barat –  Belum sebulan melaksanakan tugas di perbatasan, Satgas Pamtas (Pengamanan Perbatasan) Yonif 320/BP sudah menunjukkan hasil dan prestasi yang gemilang dan luar biasa.

Bermodalkan ‘ngadu bako’ dan sikap teritorial yang baik, Satgas Yonif 320/BP Kodam III/Siliwangi bisa menyita dan mengamankan 10 pucuk senjata rakitan, karena Satgas Yonif 320/BP Kodam III/Siliwangi dapat membaur dan diterima di tengah-tengah masyarakat.

‘Ngadu bako’ atau ‘mengadu tembakau’ merupakan istilah dalam bahasa Sunda untuk menjalin keakraban dan komunikasi warga.

Komandan Satuan Tugas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana menerima 10 (sepuluh) pucuk senjata rakitan dari para Danpos (komandan pos) Satgas Yonif 320/BP.

Menurut keterangan dari Pak Tinggi (50) salah satu warga yang memberikan senjata rakitan kepada Pos Klawik mengatakan, “Warga memberikan senjata api rakitan tersebut kepada Satgas Yonif 320/BP dengan penuh kesadaran, sukarela dan tanpa paksaan, karena warga merasa bangga dan simpati terhadap anggota Satgas Yonif 320/BP,” ujar Dansatgas Yonif 320/BP, Letkol (Inf) Imam Wicaksana menjelaskan aspirasi warga masyarakat terhadap keberadaan Satgas Pamtas (Pengamanan Perbatasan).

Baca Juga  Soal Senjata Api Selesai, Amunisi Dititipkan ke TNI

“Dengan adanya Satgas Yonif 320/BP kampung kami aman dan personil Satgas selalu memberikan dampak positif bagi warga sekitar dengan seringnya beranjangsana, bakti sosial, karya bakti, dan pengobatan gratis yang dilakukan oleh anggota satgas Yonif 320/BP,” jelas warga masyarakat kepada Dansatgas Yonif 320/BP, Letkol (Inf) Imam Wicaksana.

Di tempat yang sama Dansatgas Yonif 320/BP, Letkol (Inf) Imam Wicaksana menjelaskan, “Sepuluh pucuk senjata rakitan tersebut adalah hasil dari ketulusan hati para anggota Satgas Yonif 320/BP dalam membina masyarakat di daerah binaan dan tanggung jawabnya,” tegasnya.

“Sepuluh pucuk senjata api tersebut terdiri dari sembilan pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis bowmen dan satu pucuk jenis pistol rakitan,” papar Dansatgas Yonif 320/BP, Letkol (Inf) Imam Wicaksana kepada wartawan kontributor PenaNegeri, hari Kamis (14/6).

“Barang bukti sudah diamankan di Pos Kotis Nanga Badau dan sudah dilaporkan selanjutnya menunggu perintah lebih lanjut,” tegas Dansatgas Yonif 320/BP, Letkol (Inf) Imam Wicaksana.

(Red/Wawan)

Komentar

Berita Terbaru