oleh

Satgas Pangan Aceh Tamiang : Harga Kebutuhan Pokok Stabil

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Operasi pasar dikawasan Kota Kuala Simpang yang dikakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan gejolak kebutuhan pokok dan ketahanan pangan Kabupaten Aceh Tamiang yang dimotori Polres Aceh Tamiang meliputi tiga titik yakni, Pasar Pagi, grosir didepan Pasar Pagi dan Pasar Bawah Kota Kuala Simpang, Rabu (24/5) pagi.

Sidak yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK dan Wakil Bupati Drs Iskandar Zulkarnain, MAP bersama pejabat instansi terkait terdiri atas Dinas Koperindag, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Bulog, Dinas Kesehatan, Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan, Dinas Pelayanan Terpadu, jajaran perwira Polres Atam dan Satpol PP yang tergabung dalam Satgas Ketahanan Pangan ini dalam rangka mengawasi lonjakan harga menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah/2017.

Pantauan Penanegeri.com, saat melakukan operasi pasar, Satgas Pangan menjumpai dan bertanya langsung kepada sejumlah pedagang toko/grosir dan pasar yang berniaga diseputaran Kota Kuala Simpang. Petugas gabungan ini juga berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli di pasar tradisional Kuala Simpang tersebut yang menjual hasil pertanian seperti, beras, jagung, kedelai, tahu, cabai, bawang  merah dan putih tomat dan lainnya.

Baca Juga  Satgas Pangan : Puasa Ke 5, Harga Bahan Pokok Di Tamiang Stabil

Untuk bahan pokok hasil industri dan ternak juga tak luput dari pengecekan diantaranya gula, minyak goreng, garam dan tepung terigu termasuk hasil peternakan dan perikanan seperti daging sapi lokal, daging import, telur ayam ras serta ikan. Selain itu, mengantisipasi masuknya minuman dan makanan ilegal juga diawasi dalam operasi pasar tersebut.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK kepada Penanegeri.com menerangkan, kegiatan ini guna memantau harga kebutuhan bahan pokok memasuki bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2017 serta untuk mencegah terjadinya kenaikan harga barang terutama menyangkut pangan dan hal-hal lain yang dapat menghambat jalur distribusi kebutuhan bahan pokok oleh pelaku usaha atau perseorangan yang nantinya dapat meresahkan masyarakat.

“Kita mengecek secara langsung ketitik sasaran yakni toko/grosir dan pedagang yang menjual kebutuhan sembako baik dari hasil pertanian, peternakan dan industri,” terang Yoga.

Menurut Kapolres, selain menekan lonjakan harga-harga jelang puasa, operasi pasar juga sebagai antisipasi munculnya pedagang ‘nakal’ yang dimungkinkan akan menaikkan harga semaunya atau menimbun bahan pokok di gudang sehingga barang yang dibutuhkan masyarakaat menjadi langka.

Baca Juga  Satgas Pangan : Puasa Ke 5, Harga Bahan Pokok Di Tamiang Stabil

Dikatakan Yoga, selama operasi pasar digelar tidak ditemukan adanya kenaikan harga bahan pangan dipasar Kuala Simpang begitu juga dengan stok barang sembako tidak ada yang langka, sehingga tidak menimbulkan lonjakan harga yang melambung.

“Tidak ditemukan harga barang yang naiknya signifikan, semua kebutuhan pangan menjelang puasa masih stabil,” paparnya.

Sementara itu, Wabup Iskandar Zulkarnain menambahkan, operasi pasar menyambut hari-hari besar terutama bulan puasa selalu digelar setiap tahunnya dengan melibatkan instansi terkait demi menekan lonjakan harga yang ‘liar’ yang dapat memberatkan daya beli masyarakat Aceh Tamiang terutama dari masyarakat ekonomi menengah kebawah.

“Alhamdulillah, hingga H-2 memasuki bulan puasa tahun ini, harga bahan pokok di Aceh Tamiang masih kategori normal,” tuturnya.

Meningkat 2 Persen

Sebelumnya, salah seorang pedagang grosir Kuala Simpang, Ibrahim (50) mengungkapkan, harga sembako rata-rata meningkat sekitar 2 persen, diantaranya beras kuku balam ukuran 15 kg/sak dari Rp 150 ribu naik menjadi Rp 152 ribu/sak. Sedangkan minyak goreng curah tidak naik Rp 11.500/kg, begitu juga dengan cabai merah Rp 25 ribu/kg dan cabai kecil Rp 20 ribu/kg.

Baca Juga  Satgas Pangan : Puasa Ke 5, Harga Bahan Pokok Di Tamiang Stabil

Sedangkan harga ikan laut masih dalam keadaan normal, seperti ikan tongkol hanya naik Rp 1000 dari Rp 25 ribu/kg kini Rp 26 ribu/kg, ikan gembung dari Rp 30 ribu/kg menjadi Rp.32 ribu/kg.

“Harga sembako masih normal sekarang, tapi tidak tahu nanti, satu hari jelang puasa,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru