oleh

Satgas Pangan : Puasa Ke 5, Harga Bahan Pokok Di Tamiang Stabil

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Tim Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Tamiang kembali menggelar operasi pasar setelah Lima hari berjalan puasa, guna mengecek pasokan sembako dan bahan pendukung pangan lainnya di seputaran Kota Kuala Simpang dan Karang Baru, Rabu (31/5). Sejumlah kebutuhan bahan pokok dipastikan normal dan tidak ditemukan adanya lonjakan harga.

Satgas Penanggulangan Gejolak Harga Kebutuhan Pokok dan Ketahanan Pangan Aceh Tamiang melakukan sidak pemantauan harga disejumlah titik diantaranya, toko grosir, pasar tradisional dan termasuk mini market Indomaret juga dicek. Tim Satgas ini terdiri atas personel Unit Tipiter Polres Aceh Tamiang, Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian serta Satpol PP.

Rata-rata harga kebutuhan bahan pokok masih aman serta tidak mengalami kelangkaan memasuki sepekan bulan Ramadan 1438 H/2017 M.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo, SIK melalui Kanit Tipiter Ipda Muslim Siregar kepada wartawan mengatakan, operasi pasar ini guna menindaklanjuti pembentukan Satgas penanggulangan gejolak harga pangan Aceh Tamiang untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan barang kebutuhan pokok dan gejolak harga atau hambatan lalu lintas perdagangan bahan pokok saat bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul fitri tahun 2017, sesuai dengan Surat Telegram Dir Reskrimsus Polda Aceh Nomor: ST/08/V/2017 tanggal 10 Mei 2017.

Baca Juga  Satgas Pangan Aceh Tamiang : Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Operasi Pasar tersebut melibatkan instansi terkait masing-masing mengutus petugasnya minimal sebanyak empat orang yang dimotori Polres Aceh Tamiang. Mereka bertugas, dari mengecek peredaran barang kadaluwarsa, memantau kelangkaan barang dan mencatat pergerakan harga-harga terutama menyangkut dengan bahan pangan.

Data harga yang berhasil dihimpun Satgas Pangan menyebutkan, harga minyak goreng curah berkisar Rp 11.500/kg, minyak goreng kemasan merek Bimoli Rp 15.500/liter. Kemudian gula pasir Rp 12.500/kg, beras merek ST Rp 10.000/kg, Ramos Rp11.200/kg dan Tangse Rp 8.500/kg.

Sementara, harga daging sapi masih sama dengan harga pada hari meugang/punggahan bertahan di harga Rp 130 ribu/kg begitu juga ayam boiler Rp 20 ribu/kg. Untuk ayam kampung terjadi penurunan yang sebelumnya naik 8,33 ℅ kini menjadi Rp 45.000/kg. Selanjutnya telur ayam boiler Rp 1.200/butir, jagung Rp 7.000/kg, garam beryodium Rp 8.000/kg, tepung terigu eceran 5000/kg, tepung terigu kemasan Rp 11.000/kg, mentega merek blue band Rp. 46.000/kg.

Sementara itu, kebutuhan sayur mayur meski tidak naik namun harganya masih tergolong tinggi yakni kentang Rp 14.000/kg, wortel Rp 7000/kg, tomat masih bertahan dikisaran Rp 11000-12000/kg, bawang putih Rp. 44.000/kg, bawang merah lokal stabil Rp 24.000/kg, cabe merah dan cabe rawit masing-masing Rp 14.000/kg dan cabe hijau Rp 8.000/kg.

Baca Juga  Satgas Pangan Aceh Tamiang : Harga Kebutuhan Pokok Stabil

“Dari hasil pantauan perkembangan harga bahan pokok, rata-rata masih stabil belum ditemukan harga sembako dan sayur mayur yang mengalami kenaikan harga secara signifikan,” ujar Muslim sambil menambahkan, kegiatan operasi pasar dilakukan sejak pagi dan berakhir pukul 12.00 WIB.

Komentar

Berita Terbaru