oleh

Satu Unit Excavator di Aceh Timur Dibakar OTK

PENANEGERI, Aceh Timur – Satu unit alat berat jenis Excavator atau bakchoe merk Hitachi warna orange, dibakar orang tak dikenal (OTK), Kamis (14/9) sekitar pukul 19.00 WIB, di Dusun Blang Jawa, Gampong Kebun Teumpeun, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Peureulak Barat, Iptu Burhanuddin kepada Penanegeri.com, Jumat (14/9) membenarkan peristiwa tersebut dan Excavator itu bekerja untuk pembuatan bendungan air dan pembuatan badan jalan dari Dana APBG tahun 2018.

Ia menjelaskan, kejadian itu berawal saat operator Excavatorn Sofyan (50) warga Desa Bukit Selamat Kecamatan Sungai Raya, sekitar pukul 18.00 WIB, telah selesai bekerja dan langsung menemui Ketua Pemuda Gampong, Murdani, (26).

“Saya serahkan alat berat ini (Backhoe) sama ketua dan kamu yang bertanggung jawab kemudian cari orang jaga alat berat,” sebut Kapolsek meniru ucapan Sofyan kepada Murdani.

Kemudian, Murdani mencari orang untuk menjaga alat berat tersebut dan didapati dua orang untuk menjaganya yakni Dhani (25) dan Fadli (32), keduanya warga Dusun Blang Jawa, Gampong Kebun Teumpeun, Kecamatan Peurelak Barat.

Baca Juga  PNS Pemko Langsa Temukan Granat Sisa Konflik

Kata Kapolsek, sekitar pukul 18.10 WIB, Dhani masih melihat alat berat tersebut dan disekitarnya tidak ada orang, kemudian ketika Adzan Shalat Maghrib, Dhani duduk diseberang parit yang telah digali untuk memantau Ecxavator tersebut.

Lalu, pada pukul 18.30 WIB, Dhani pulang ke rumah untuk mandi dan setelah itu akan kembali lagi menjaga alat berat tersebut. Namun, ketika akan kembali ke lokasi alat berat tersebut, Dhani melihat dari kejauhan ada api yang membakar backhoe tersebut, sehingga ia pun langsung berlari untuk memadamkannya bersama masyarakat.

Lanjut Kapolsek, berdasarkan keterangan dari warga setempat lainnya yakni Zulfikar (20), bahwa sekitar pukul 18.45 WIB, ia mendengar suara dentuman keras yang ada pada backhoe.

“Saat mendengar suara itu, Zulfikar, sedang duduk disebuah warung kopi setelah habis bermain bola,” ucap Kapolsek.

Kemudian, setelah bunyi ledakan atau sekitar lebih kurang 10 menit, Zulfikar melihat muncul api yang membakar alat berat tersebut. Melihat itu, Zulfikar langsung memberitahukan kepada Hasballah, dan selanjutnya Hasballah beserta sekitar 15 orang masyarakat yang mengetahui kebakaran itu berlari ke arah Excavator untuk melakukan pemadaman api menggunakan air.

Baca Juga  Janjikan Masuk PNS, Oknum BPN Aceh Timur Tipu Warga Ratusan Juta Rupiah

Akhirnya, api yang membakar Excavator tersebut dapat dipadamkan oleh masyarakat dan kemudian Sekdes gampong setempat, Muzamil menghubungi Polsek Peureulak Barat untuk penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 20.00 WIB, sambung Kapolsek, personel Polsek Peureulak Barat berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Aceh Timur guna penanganan lebih lanjut dan pada pukul 20.15 WIB, unit identifikasi Polres Aceh Timur sampai dilokasi dan langsung melakukan olah TKP.

“Dari hasil olah TKP didapati buku Katalog Excavator, Panel Digital dan tempat duduk operator telah terbakar,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru