oleh

Scudamore Yakin Liga Primer Jadi Inspirasi

PENANEGERI, Sepakbola – Ketua eksekutif Liga Primer, Richard Scudamore, yakin keputusan kompetisi untuk menutup jendela transfer sebelum musim 2018-19 dimulai akan diikuti seluruh Eropa.

Telah diumumkan bahwa papan atas Inggris itu memilih untuk memindahkan batas waktu transfer sampai pukul 17.00 waktu setempat pada hari Kamis terakhir sebelum dimulainya musim baru. Dan klub-klub Liga Primer masih bisa menjual pemain kepada mereka yang bursa transfernya belum tutup.

Scudamore berpikir beberapa kompetisi seperti La Liga, Bundesliga, Serie A dan Ligue 1 akan mengikuti sikap Liga Primer, meskipun menurutnya tenggat waktu satu hari yang homogen di seluruh benua tidak mungkin terjadi.

“Apa yang sangat menarik karena ini diperdebatkan dalam beberapa bulan terakhir, ini mendapat banyak respon di bulan Juni setelah pertemuan musim panas. Bundesliga bertemu kemarin untuk membicarakannya, liga lain juga mempertimbangkannya, UEFA mempertimbangkannya, tapi semua kebisingan ini telah dimulai sejak kami mendiskusikannya bulan Juni,” kata Scudamore dilansir Sky Sports, Sabtu (9/9).

“Saya pikir banyak yang akan mengikuti, saya pikir ini adalah situasi yang akan dilihat orang lain, tapi mereka akan memiliki tanggalnya sendiri dan oleh karena itu saya tidak melihat sampai pada situasi yang seragam di seluruh Eropa, tapi saya memang melihat beberapa pihak mungkin menyalin sistem dan ingin mengamankan musim mereka,” tambahnya.

Baca Juga  Ini Perbandingan Harry Kane dan Pencetak Gol Terbanyak Liga Primer

Telah dilaporkan bahwa 14 klub memilih mendukung amandemen tersebut, dengan Scudamore menunjukkan kekhawatiran atas transfer intra-Liga Primer merupakan faktor pendorong utama. Dia juga mengklaim bahwa mayoritas manajer berada di balik perubahan tanggal.

“Ada kekhawatiran besar bahwa Liga Primer telah memainkan dua atau tiga pertandingan dengan tingkat ketidakpastian, saya pikir itu adalah alasan terbesar,” dia menambahkan. Jadi dengan kata lain, ketika kita harus melakukan transfer ketika berjalan musim, seharusnya tidak benar-benar ada pemain yang dibeli, jadi saya pikir itu sebabnya mereka melakukannya,” lanjut Scudamore.

“Dalam keadilan, tidak ada yang secara patologis marah terhadap situasi ini. Ada beberapa kekhawatiran bahwa meski mereka mengerti mereka tidak akan bisa membeli pemain lain, mereka juga mengerti bahwa pemain mereka masih bisa mendapatkan sumber lain dari akademi,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru