oleh

SDF Maju hingga Tembok Kota Tua Raqqa Melawan Laskar Teror ISIS

PENANEGERI, Desk Internasional- Pasukan SDF (Syrian Democratic Forces) maju terus hingga menembus tembok kuno Kota Tua Raqqa dalam upaya mengalahkan laskar teror ISIS/ ISIL di kota tua Raqqa, Suriah.

Pasukan SDF yang didukung AS telah menyerbu jantung pertahanan ISIS hingga tembus ke wilayah dinding (wall) Kota Tua Raqqa.

Pasukan Demokrat Suriah (SDF) telah menghabiskan waktu berbulan-bulan dalam pengepungan kota Raqqa yang masih terdapat sisa-sisa laskar teror ISIS/ISIL.

Pasukan yang didukung AS di Suriah telah mendobrak tembok yang mengelilingi Kota Tua Raqqa saat mereka mencoba merebut kembali kota tersebut dari ISIL, kata Pusat Komando AS (Centcom).

“Pasukan koalisi mendukung kemajuan SDF ke bagian Raqqa yang paling banyak dibentengi dengan membuka dua celah kecil di Tembok Rafiqah yang mengelilingi Kota Tua,”  papar Centcom dalam sebuah pernyataan pada Senin malam (3/7), mengacu pada kemajuan gerak Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Pasukan SDF yang didukung AS menembus kota Raqqa dari selatan untuk pertama kalinya pada hari Minggu (2/7), menyeberangi Sungai Efrat untuk memasuki bagian baru dari kota Raqqa Suriah, demikian Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan, seperti dikutip kantor berita Aljazeera.

Baca Juga  SDF Serbu ISIS di Raqqa

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memasuki wilayah negara Islam Irak dan benteng Levant (ISIL, atau ISIS) dan memasuki kota timur dan barat untuk pertama kalinya bulan lalu.

Dalam pertempuran di dinding, Komando Pusat AS mengatakan bahwa pejuang SDF yang dipimpin Kurdi menghadapi perlawanan berat dari pejuang ISIL, yang menggunakan tembok tersebut sebagai posisi tempur dan menyebar ranjau serta alat peledak improvisasi (improvised explosive device-IED) untuk melawan pasukan SDF yang didukung AS.

“Melakukan serangan yang ditargetkan pada dua bagian kecil dinding memungkinkan koalisi dan pasukan mitra untuk mendobrak masuk ke Kota Tua, untuk melawan kemampuan ISIS yang bersenjatakan ranjau tanah, IED (improvised explosive device) dan VBIED (Vehicle-Borne Improvised Explosive Device/ Bom Mobil), serangan ini juga untuk melindungi SDF dan kehidupan sipil, dan mempertahankan integritas bagian terbesar dari dinding, “kata pernyataan AS tersebut.

“Bagian yang ditargetkan adalah bagian sepanjang 25 meter dan akan membantu melestarikan sisa dinding kuno sepanjang 2.500 meter,” tambahnya.

Baca Juga  Gawat, Ternyata Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Masih Hidup

Upaya merebut kota Tua Raqqa, ibukota de facto ISIS, merupakan perkembangan simbolis dalam perang terkoordinasi melawan laskar teror ISIS/ISIL  di wilayah Suriah dan Irak. (*)

Komentar

Berita Terbaru