oleh

Sebanyak 1.273 Personel TNI dan Polri Tiba di Palu

PENANEGERI, Palu – Dengan menggunakan KRI Makassar-590 TNI AL, sebanyak 1.273 personel TNI dan Polri dalam rangka membantu percepatan proses evakuasi korban bencana gempa bumi dan tsunami tiba di Dermaga Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10/2018).

Selain membawa 1.273 personel TNI dan Polri, KRI Makassar-590 juga membawa 360 orang relawan dan materiil berupa 25 unit truck, 17 unit rancil, 3 unit ambulan, 1 unit weightlift, 1 unit crane dan 46 unit motor.

Selain itu, KRI Makassar-590 juga mengangkut bantuan logistik yang akan disalurkan kepada masyarakat korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, seperti beras 12 ton, 456 dus mie instant, 64 buah karung sandang, 33 buah karung pangan, 212 dus snack, 15 bal terpal, tabung LPG (12 kg) 441 buah, tabung LPG (50 kg) 70 buah, 1 dus obat-obatan dan 5 buah tandon air.

KRI Makassar-590 juga akan digunakan untuk mengangkut para pengungsi korban bencana gempa bumi dan tsunami dari Palu menuju Makassar. Diperkirakan, sebanyak 1.000 orang pengungsi korban gempa bumi dan tsunami akan diangkut menggunakan kapal tersebut.

Enam Pesawat Hercules Angkut Bantuan dan Personel Brimob ke Palu

Sebanyak enam pesawat Hercules C 130 TNI AU terdiri dari A 1326, A 1327, A 1318, A 1331, A 1303 dan A 1337 mengangkut logistik diantaranya berupa kantong mayat, mie instan, motor kawal dan personel Brimob ke Palu, Sulawesi Tengah melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Selasa (2/10/2018).

 

Personel Brimob yang diberangkatkan ke Palu bertugas dalam rangka  pengawalan ketat dalam proses pengiriman logistik pasca terjadinya bencana alam di Palu, hal itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penjarahan.

(*/Pen)

Komentar

Berita Terbaru